Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Integritas Media Siber Sedang Diuji 

📅 Rabu, 31 Des 2025, 11:15 WIB | Oleh:
Integritas Media Siber Sedang Diuji  Doc: istimewa

JAKARTA - Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia (SMSI), Dar Edi Yoga, mengingatkan insan media siber untuk tetap menjaga akal sehat jurnalistik di tengah perubahan ekosistem media yang semakin cepat dan kompleks menjelang 2026.

Dalam refleksi akhir tahun, Dar Edi menyoroti tantangan besar yang dihadapi media siber sepanjang 2025, mulai dari banjir informasi di media sosial, persaingan berbasis algoritma, hingga menurunnya kepercayaan publik akibat maraknya disinformasi dan konten sensasional.

"Media siber lahir untuk mempercepat informasi, bukan mempercepat kekacauan. Kecepatan harus sejalan dengan verifikasi," kata Dar Edi Yoga, Rabu (31/12/2025).

Ia menilai, tekanan untuk mengejar klik dan viralitas sering kali menempatkan redaksi pada dilema antara idealisme jurnalistik dan tuntutan bisnis. Kondisi tersebut diperparah dengan semakin tipisnya batas antara produk jurnalistik dan konten media sosial.

Menurut Dar Edi, peran pemimpin redaksi menjadi sangat krusial sebagai penjaga arah dan nilai redaksi. Pemred tidak hanya bertanggung jawab pada performa media, tetapi juga pada kualitas informasi yang dikonsumsi publik.

"Pemred adalah penjaga terakhir nalar publik. Di tengah ruang digital yang semakin riuh, media justru harus menjadi penjernih," tegasnya.

Ia juga menyinggung tantangan ke depan, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam produksi konten, yang menurutnya perlu diiringi dengan standar etika dan transparansi agar tidak menggerus kepercayaan publik.

"Masa depan media siber tidak ditentukan oleh teknologi semata, tetapi oleh integritas orang-orang di balik layar redaksi," ujarnya.

Dar Edi menambahkan, Forum Pemred Media Siber Indonesia akan terus mendorong penguatan kapasitas pemred melalui diskusi etik, peningkatan kompetensi, serta penguatan solidaritas antarredaksi dalam menghadapi dinamika industri media.

Menutup refleksinya, Dar Edi mengajak insan pers menyambut tahun 2026 dengan komitmen yang sama: jurnalisme yang bertanggung jawab, beradab, dan berpihak pada kebenaran.

"Media siber yang sehat adalah fondasi demokrasi yang kuat," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.