Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Diminta Tindaklanjuti Laporan Polusi Udara di Rejang Lebong

📅 Senin, 16 Jan 2023, 06:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Diminta Tindaklanjuti Laporan Polusi Udara di Rejang Lebong Doc: ANTARA/HO
Ket. Aktivitas pabrik pemecah batu di Desa Tanjung Sanai 1, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong yang dikeluhkan warga.

Rejang Lebong - Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta pemerintah daerah setempat menindaklanjuti laporan polusi udara akibat aktivitas pabrik pemecah batu yang beroperasi di wilayah itu.

Ketua Komisi III DPRD Rejang Lebong Nirwan Paraji di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan laporan polusi udara tersebut disampaikan kalangan warga Desa Tanjung Sanai 1, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT).

"Mereka sejak beberapa tahun belakangan mengeluhkan debu dari pabrik pemecah batu yang masuk ke rumah warga sehingga membahayakan kesehatan. Kami sudah minta OPD terkait untuk melakukan Sidak ke perusahaan yang tidak bijak ini," kata dia.

Dia menjelaskan, selaku wakil rakyat yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) wilayah Kecamatan Padang Ulak Tanding dan sekitarnya akan menyampaikan permasalahan itu kepada ketua DPRD Rejang Lebong sehingga nantinya bisa menyurati bupati setempat.

Keberadaan pabrik pemecah batu yang dilaporkan warga telah menimbulkan polusi udara ini, kata dia, dapat diperiksa perizinan maupun pajak yang mereka bayarkan ke Pemkab Rejang Lebong sudah sesuai apa belum mengingat usahanya masuk skala besar.

Sebelumnya, kalangan warga Desa Tanjung Sanai 1, Kecamatan Padang Ulak Tanding sejak beberapa tahun belakangan mengeluhkan debu dari pabrik pemecah batu yang beroperasi di desa mereka masuk hingga ke dalam rumah dan membahayakan kesehatan.

Aktivitas perusahaan pemecah batu yang beroperasi di pinggir Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau itu setiap hari menimbun ratusan kubik batu hasil galian C yang kemudian diolah menjadi batu koral split. Timbunan batu dan pasir ini saat ditiup angin debunya akan terbawa hingga ke rumah-rumah penduduk yang ada di sekitar lokasi pabrik tersebut beroperasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.