Demi Pertahankan Bisnisnya, Penjahit Asal Hong Kong Lakukan 'Live Stream'
📅 Sabtu, 14 Jan 2023, 06:10 WIB | Oleh: Tim PenulisChan memperkirakan selama periode 2018-2021, lebih dari 50 persen bisnis jahit gulung tikar. Ia meyakini penyebabnya adalah karena para penjahit tidak mau berubah mengikuti zaman dan tidak mau memikirkan terobosan.
Hong Kong sendiri baru menghapus kewajiban karantina di hotel pada September lalu, ketinggalan jauh dari pesaingnya, seperti Singapura. Bahkan setelah itu pun, Hong Kong masih membatasi pergerakan turis selama tiga hari setelah kedatangan mereka, karena mereka harus menunggu hasil tes Covid. Langkah ini dicabut awal Desember lalu.
Roshan Melwani mengatakan ada saat-saat ketika ia merasa amat marah. Tetapi bagaimanapun, ia berusaha untuk tidak tinggal diam.
"Saya pikir krisis ini amat melukai perasaan ayah saya apalagi semua uang tunai yang ia tabung selama bertahun-tahun raib semuanya. Namun saya tak punya waktu untuk itu karena saya telah mengabdikan seluruh waktu untuk memajukan bisnis kami jauh ke depan," pungkas dia. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!