Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Bertekad Jadikan Asean Pusat Pertumbuhan dan Perdamaian

📅 Kamis, 12 Jan 2023, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Bertekad Jadikan Asean Pusat Pertumbuhan dan Perdamaian Doc: Rudi Hartanto/Kemlu RI
Ket. Pernyataan Pers Tahunan l Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi, saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri RI (PPTM) 2023 di Jakarta, Rabu (11/1). Dalam PPTM Menlu Retno mengatakan bahwa Indonesia akan kembali mencalonkan diri untuk menjadi anggota tidak tetap DK PBB periode 2029-2030.

JAKARTA - Indonesia yang menjadi Ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/Asean) tahun ini, berupaya menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat pertumbuhan dan perdamaian.

Dengan mengusung tema keketuaan Asean Matters: Epicentrum of Growth, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menjelaskan keinginan Indonesia menjadikan Asean semakin tangguh dan menjadi barometer kerja sama yang dapat berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan serta dunia.

"Dalam kaitan ini, maka masa depan Asean mulai harus disiapkan untuk menyongsong Asean 2045. Sentralitas Asean harus diperkuat. Kerja sama penanganan kejahatan lintas batas penting diperkuat, demikian juga dengan Asean Human Rights Dialogue," kata Menlu Retno ketika menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri RI (PPTM) 2023 di Jakarta, Rabu (11/1).

Lebih lanjut Menlu RI itu menjelaskan bahwa dalam sejarahnya kerja sama Asean selalu terkait dengan ekonomi. Di tengah ancaman resesi, ekonomi Asia tenggara diperkirakan masih lebih baik dari rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia. Asian Development Bank (ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Asean akan mencapai 4,7 persen pada 2023.

Oleh karena itu, melalui sub-tema Epicentrum of Growth, beberapa kerja sama akan diperkuat, antara lain ketahanan pangan kawasan, ketahanan energi, kesehatan, dan kerja sama keuangan.

"Kawasan Indo-Pasifik yang damai dan stabil, penghormatan terhadap hukum internasional, dan kerja sama yang inklusif merupakan kunci bagi Asean untuk menjadi epicentrum of growth," tutur Menlu Retno.

Untuk itu, implementasi pandangan Asean tentang Indo-Pasifik akan menjadi ruh besar pelaksanaan prioritas keketuaan Indonesia.

Di tengah banyaknya konsep Indo-Pasifik yang diusulkan berbagai negara, Indonesia menyoroti perlunya sinergi agar berbagai konsep tersebut tidak semakin memperuncing rivalitas. Menlu Retno menegaskan bahwa paradigma kolaborasi akan menjadi pendekatan Indonesia di Indo-Pasifik.

"Indonesia akan terus menekankan bahwa Indo-Pasifik harus didekati tidak saja dari aspek keamanan, tetapi juga dari aspek pembangunan ekonomi secara inklusif," ucap Menlu Retno.

Anggota DK PBB

Ketika menyampaikan pernyataan pers tahunan, Menlu Retno juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia akan kembali mencalonkan diri untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk periode tahun 2029-2030.

"Berbekal peran, keaktifan, kontribusi Indonesia untuk dunia, maka Indonesia telah memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029-2030," kata Menlu Retno.

Berbagai kontribusi untuk dunia yang disebut oleh Menlu Retno tersebut mencakup sejumlah upaya yang telah dilakukan sepanjang tahun 2022. Ia mengatakan bahwa menjalankan diplomasi perdamaian dan kemanusiaan secara aktif telah dan akan terus menjadi prioritas bagi Indonesia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.