Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Berencana Memperluas Pengurutan Genom dari Covid ke Flu

📅 Kamis, 12 Jan 2023, 12:32 WIB | Oleh:
Inggris Berencana Memperluas Pengurutan Genom dari Covid ke Flu Doc: Freepik
Ket. Ilustrasi.

Peneliti Inggris berencana memanfaatkan pengurutan genom untuk memahami sejumlah patogen yang menyebabkan masalah pernapasan dari influenza hingga respiratory syncytial virus (RSV)

Wellcome Sanger Institute yang terlibat dalam upaya ini menjelaskan pengurutan genom memungkinkan dunia melacak varian virus untuk menjelaskan lebih lanjut tentang ancaman yang diketahui dan yang berpotensi muncul.

Tak seperti pada SARS-CoV-2, dunia tidak pernah memiliki akses ke jenis informasi real-time terkait virus pernapasan lain melalui metode pengurutan jutaan genom. Termasuk penjelasan rinci tentang bagaimana mereka menular serta bagaimana mereka berevolusi dalam menghadapi respons kekebalan manusia.

"Kami berharap bahwa dengan memperluas kemampuan kami untuk mengurutkan virus ini secara rutin, kami dapat mengembangkan pekerjaan yang sedang berlangsung pada COVID, dan semoga meningkatkan upaya penelitian untuk memahami penularan virus ini, tetapi juga untuk membantu mengembangkan perawatan dan vaksin baru," kata Ewan Harrison, kepala Inisiatif Virus Pernafasan dan Mikrobioma, pada Senin (10/1), seperti dikutip dari The Associated Press.

Harrison menjelaskan langkah ini bertujuan untuk menjadikan pengurutan genom jenis ini sebagai norma dan bertindak sebagai referensi bagi negara lain yang ingin melakukan hal yang sama, katanya.

Pekerjaan akan dimulai akhir tahun ini untuk diagnostik Covid-19, mengurutkan SARS-CoV-2, influenza, RSV, dan virus pernapasan umum lainnya dalam proses gabungan.

Sementara beberapa virus yang ditargetkan biasanya menyebabkan gejala ringan seperti flu, yang lain dapat menyebabkan penyakit serius, terutama pada populasi yang rentan.

Dilaporkan sebelumnya, kasus Covid-19, flu, dan RSV semuanya melonjak musim pada dingin ini di belahan Bumi utara yang memberikan tekanan serius pada rumah sakit di sejumlah negara.

Harrison mengatakan kedepannya inisiatif ini bisa menjawab pertanyaan seputar wabah seperti ini. Ini juga bertujuan untuk mengurutkan semua patogen yang ditemukan dalam satu usapan hidung, termasuk spesies virus, bakteri, dan jamur yang ada dan bagaimana mereka berubah selama infeksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.