Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Warga Mukomuko Suspect Malaria Selama 2022

📅 Sabtu, 07 Jan 2023, 14:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Warga Mukomuko Suspect Malaria Selama 2022 Doc: antara
Ket. Petugas sedang melakukan pengasapan untuk membunuh induk nyamuk yang menyebabkan penyakit DBD di wilayah Kabupaten Mukomuko.

MUKOMUKO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencatat sebanyak 1.288 orang warga yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini diduga atau "suspect" terserang malaria selama tahun 2022.

"Tahun 2022 sebanyak 1.288 orang warga yang diduga terserang malaria, tetapi tidak ada warga yang dinyatakan positif malaria berdasarkan hasil tes cepat atau rapid test dan uji laboratorium," kata Kepala Dinkes Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo di Mukomuko, Sabtu (7/1).

Ia mengatakan, jumlah warga setempat yang diduga terserang penyakit malaria tahun 2022 menurun dibandingkan tahun 2021 sebanyak 1.439 orang.

Menurutnya, jumlah warga yang terserang penyakit malaria tahun 2022 menurun karena Kabupaten Mukomuko salah satu daerah di Indonesia yang dinyatakan bebas malaria.

Ia menyebutkan, dari sebanyak 1.288 orang warga yang diduga terserang malaria tahun 2022, paling banyak di wilayah Bantal, Kecamatan Teramang Jaya.

Untuk itu, katanya, kegiatan pencegahan penyakit malaria tahun ini fokus di wilayah Bantal dengan melakukan survei migrasi dan survei jentik agar secepat mungkin diketahui lokasi khusus perindukan nyamuk.

Pihaknya juga meminta masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) guna mencegah penyakit malaria di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Kami minta warga melakukan PSN meskipun tidak ada warga yang positif malaria sejak beberapa bulan terakhir ini," katanya.

Dinkes mengimbau camat, lurah, kepala desa, hingga RT dan seluruh masyarakat untuk melakukan pencegahan penularan penyebaran penyakit ini.

Ia menyebutkan gejala klinis penyakit malaria, yakni demam menggigil, lidah putih kotor mirip gejala tipes.

Banyak warga yang hanya suspect tetapi tidak positif malaria karena orang ini tidak bisa diagnosa terkena malaria karena dia harus diperiksa parasit malaria. Itu tidak hanya sekali diperiksa positif malaria tetapi berkali-kali, demikian BustamBustomo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Panggil 13 Saksi di Jak...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.