Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dituduh Pelit Informasi Covid-19, Tiongkok Minta AS Tak Mempolitisasi Pandemi

📅 Jumat, 06 Jan 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dituduh Pelit Informasi Covid-19, Tiongkok Minta AS Tak Mempolitisasi Pandemi Doc: ANTARA/REUTERS/ Jennifer Lorenzini
Ket. Penumpang menunggu dalam antrean, setelah Italia memerintahkan semua wisatawan dari Tiongkok harus menjalani tes swab antigen Covid-19 di Bandara Malpensa di Milan, Italia, (29/12/2022). Kebijakan ini diambil sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 yang kasusnya semakin meningkat di Tiongkok.

Beijing - Tiongkok meminta Amerika Serikat (AS)menghentikan politisasi pandemi Covid-19 yang terjadi di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu dalam beberapa waktu terakhir.

"Akhir-akhir ini kami mengamati beberapa orang di AS berkomentar tentang penyesuaian kebijakan anti pandemi di Tiongkok," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri TiongkokMao Ning di Beijing, Rabu (4/1).

Pernyataan diplomat Tiongkok tersebut disampaikan untuk menanggapi juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price yang menyatakan bahwa Tiongkok tidak transparan dalam memberikan data perkembangan terbaru Covid-19.

Menjelang akhir Desember 2022, otoritas Tiongkok memang memutuskan untuk tidak mengumumkan data perkembangan kasus Covid-19 seiring dengan dicabutnya aturan-aturan pembatasananti pandemi.

"Kami juga memperhatikan banyak orang mengatakan jika AS tidak mempolitisasi pandemi dan memperlakukannya secara bertanggung jawab serta mengutamakan keselamatan masyarakat seperti yang dilakukan pemerintah Tiongkok, mungkin situasi Covid-19 di AS dan seluruh dunia tidak akan menjadi seperti sekarang ini," ucap Maoyang balik menuduh.

Mao menegaskan bahwa pemerintah Tiongkok telah mengambil kebijakan dan melakukan tindakan yang bertanggung jawab dengan memprioritaskan keselamatan nyawa warganya dan mendukung solidaritas global melawan pandemi guna memulihkan perekonomian dunia.

"Kami sangat berharap fokus terhadap penanggulangan virus daripada mempolitisasi masalah Covid-19 dan berharap negara-negara lain dapat meningkatkan solidaritas dan melakukan upaya bersama memerangi pandemi sejak dini," katanya.

Menurut dia, PemerintahTiongkok juga telah melakukan lebih dari 60 kali pertemuan teknis dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bahkan dua di antaranya dilakukan setelah Tiongkok melonggarkan kebijakan anti pandemi pada 7 Desember lalu.

Pihaknya juga terus menginformasikan data genom virus pada Global Initiative on Sharing Avian Influenza Data (GISAID) secara berkala.

Beberapa negara, seperti AS, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia mewajibkan para pelaku perjalanan dari Tiongkok untuk menunjukkan hasil tes negatif PCR.

"Pakar kesehatan dari berbagai negara justru mengatakan bahwa membatasi orang yang masuk suatu negara dengan menargetkan warga Tiongkok seharusnya tidak perlu dilakukan," kata Mao menanggapi kebijakan berbagai negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.