Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Petisi Kembalikan WFH, Begini Reaksi Pj Gubernur DKI Jakarta

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 16:20 WIB | Oleh:
Viral Petisi Kembalikan WFH, Begini Reaksi Pj Gubernur DKI Jakarta Doc: Antara
Ket. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memberikan tanggapan terkait adanya petisi kembalikan work from home (WFH) guna meminimalisir kemacetan. Ia menilai, keputusan WFH diserahkan kembali kepada masing-masing perusahaan.

"Nanti kita pikirkan. Work from home itu masing-masing pemberi kerja, masing-masing pemilik gedung. Saya imbau, sekali lagi, kita lihat BMKG kondisinya rawan dari tanggal 3-10. Masing-masing (pemberi kerja) kebijakan WFH silakan aja," kata Heru di Jakarta, dikutip Kamis (5/1).

Heru mengaku, Pemprov DKI Jakarta tidak membuat aturan tersendiri untuk mendorong penerapan WFH dan WFO, terlebih aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dicabut pemerintah pusat. Ia menyebut, imbauan WFH dilakukan berdasarkan perkembangan cuaca dari data BMKG.

"Nggak ada, silakan masing-masing klaster terdampak, seperti kemarin di Kapten Tendean, Buncit, kantor sekitar sana silakan saja ambil kebijakan masing-masing," ucapnya.

Sebelumnya, sebuah petisi yang dibuat seorang pengguna bernama Riwaty Sidabutar muncul di laman resmi Change.org. Adapun petisi tersebut berisi permintaan untuk mengembalikan WFH atau bekerja dari rumah.

Ia menilai aktivitas work from office (WHO) atau bekerja dari kantor yang kembali berlaku membuat jalanan lebih macet, polusi meningkat, dan pekerja menjadi tidak produktif. Berdasarkan pantauan Koran Jakarta sampai berita ini dibuat, petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 18 ribu orang.

Sementara itu, BMKG memperkirakan puncak musim hujan di Jakarta terjadi pada Januari-Februari 2023. Selain itu, BMKG juga menginformasikan potensi rob di wilayah DKI Jakarta yang diperkirakan terjadi pada 3-10 Januari 2023.

Menurut BMKG potensi rob terjadi karena adanya fenomena bulan purnama pada 6 Januari 2023 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data level air dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia termasuk di Jakarta.

BMKG maupun BPBD DKI tidak merinci wilayah yang berpotensi terjadi rob namun disebutkan berpotensi terjadi di antaranya pesisir utara DKI Jakarta. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.