Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amazon Umumkan PHK 18.000 Karyawan, Terbesar Sepanjang Sejarah

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 11:11 WIB | Oleh:
Amazon Umumkan PHK 18.000 Karyawan, Terbesar Sepanjang Sejarah Doc: REUTERS/Brendan McDermid
Ket. Logo Amazon.

Raksasa marketplace dunia, Amazon akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 18 ribu karyawannya sebagai bagian dari pengurangan tenaga kerja yang telah dilakukan perusahaan sejak akhir tahun lalu.

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh CEO Amazon, Andy Jassy dalam sebuah postingan di blog resmi Amazon pada hari Rabu (4/1).

"Di antara PHK yang kami lakukan pada bulan November, kami umumkan hari ini, kami berencana untuk mem-PHK lebih dari 18.000 pegawai," tulis Jassy.

Total karyawan yang bakal di-PHK Amazon itu naik dari jumlah sebelumnya yang disebut hanya mencapai 10.000 karyawan, sebagaimana dilaporkan November 2022. Besaran ini sekaligus menjadikannya sebagai PHK terbesar sepanjang sejarah Amazon.

Melansir Reuters, Amazon memiliki lebih dari 1,5 juta pekerja termasuk staf gudang, menjadikannya perusahaan swasta terbesar kedua di Amerika setelah Walmart Inc.

Jassy menuturkan gelombang PHK Amazon yang sudah dimulai pada November 2022 itu akan dilanjutkan pada awal 2023. Amazon akan mulai memberitahu pegawai yang kena PHK pada 18 Januari 2023 mendatang.

Secara jumlah, PHK Amazon sekarang telah melampaui 11.000 pemutusan hubungan kerja di Meta Platforms Inc yang merupakan induk Facebook, serta pengurangan di industri teknologi lainnya.

Jessy beberapa tim yang bakal kena layoff pada 2023 sebagian besar dari divisi Toko Amazon dan organisasi PXT (People Experience and Technology Solutions).

Perusahaan yang dirintis Jeff Bezoss itu telah bersiap atas kemungkinan pertumbuhan yang lebih lambat, karena inflasi yang melonjak mendorong bisnis dan konsumen untuk mengurangi pengeluaran. Harga saham Amazon juga dilaporkan telah turun setengahnya dalam setahun terakhir.

Sebelumnya pada November 2022, Amazon juga sudah mulai melakukan PHK kepada karyawan dari divisi yang mengurusi buku dan perangkat Amazon, divisi ritel, dan human resource department (HRD) Amazon juga disebut tak luput dari PHK ini.

Amazon memastikan pegawai yang kena PHK bakal mendapatkan kompensasi berupa pesangon, tunjangan asuransi kesehatan transisi, dan dukungan penempatan kerja eksternal.

"Menjadi lebih sulit mengingat ekonomi yang tidak menentu dan kami telah merekrut dengan cepat selama beberapa tahun terakhir," ujar Jassy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.