Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Kematian Dilaporkan Terkait dengan Uji Coba Obat Lecanemab

📅 Minggu, 01 Jan 2023, 15:10 WIB | Oleh:
Tiga Kematian Dilaporkan Terkait dengan Uji Coba Obat Lecanemab Doc: Alamy
Ket. Ilustrasi.

Satu lagi pasien yang menjalani uji coba obat eksperimental Alzheimer yang diberi nama 'Lecanemab' dilaporkan meninggal dunia.

Wanita berusia 79 tahun yang tidak disebutkan namanya itu diketahui menderita pembengkakan dan pendarahan yang luas di otak setelah menerima perawatan dengan Lecanemab selama lebih dari 18 bulan.

Melansir Daily Mail, dia sempat dirawat di rumah sakit karena kejang pada pertengahan September, dan meninggal lima hari kemudian.

Diketahui, pasien berada dalam tahap perpanjangan uji coba fase 3 untuk obat antibodi Lecanemab yang didukung oleh perusahaan bioteknologi Eisai, yang berbasis di Tokyo.

Kematian wanita asal Florida, Amerika Serikat (AS) itu merupakan kematian ketiga selama fase perpanjangan. Sebelumnya, seorang pria berusia akhir 80-an yang meninggal pada bulan Juni karena pendarahan otak, dan diikuti kematian seorang wanita berusia 65 tahun dari Illinois, AS.

Alzheimer sendiri merupakan jenis demensia yang paling umum. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, mengartikan Alzheimer sebagai penyakit progresif yang dimulai dengan kehilangan ingatan ringan dan mungkin menyebabkan hilangnya kemampuan berbicara serta menanggapi lingkungan, dan tentunya sangat memengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Sederet kematian ini menjadi pukulan untuk uji coba obat Lecanemab yang sebelumnya ditemukan dapat memperlambat perkembangan Alzheimer. Merangkum Medical News Today, Lecanemab adalah sejenis obat yang disebut antibodi monoklonal yang bekerja dengan mengikat bagian antigen virus.

Perawatan ini bekerja dengan membersihkan protein beta amyloid dari otak, yang diduga menyebabkan Alzheimer.

Selama uji klinis, sekitar 1.800 orang dewasa berusia 50 hingga 90 tahun dengan penyakit Alzheimer dini menerima Lecanemab atau plasebo. Peserta juga menerima penilaian keterampilan kognitif dan fungsional tertentu sebelum uji coba dimulai, dan 18 bulan kemudian.

Terakhir, para peserta melakukan pemindaian PET untuk memeriksa keberadaan amiloid di otak. Sekitar 18 bulan, para peneliti melaporkan orang yang mendapatkan Lecanemab memperlambat penurunan kognitif mereka sebesar 27 persen dibandingkan dengan mereka yang menggunakan plasebo.

Terkait ketiga kematian ini, para ahli di Eisai mengatakan kematian tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh faktor lain. Mereka mengaitkan kematian pasien pertama sebagai dampak konsumsi obat pengencer darah yang juga dia gunakan dan mengatakan kematian pasien kedua terjadi karena masalah medis lainnya.

Sementara terkait kematian pasien terbaru, Eisai menolak berkomentar dengan alasan masalah privasi. Walau bergitu, Eisai berkata tetap akan mengevaluasi hal tersebut.

"Semua kejadian serius, termasuk kematian, dilaporkan ke Eisai dan dipertimbangkan dalam evaluasi penelitian kami," ujar seorang juru bicara perusahaan seperti dikutip dari Daily Mail.

Ketika ditanya tentang kematian kedua di bulan November, Ronald Petersen, seorang ahli saraf dan direktur Pusat Penelitian Penyakit Alzheimer dan Studi Penuaan di Mayo Clinic menjelaskan bahwa sementara Lecanemab menghilangkan protein beta amyloid dari otak, itu juga menghilangkannya dari pembuluh darah di otak dan dapat menyebabkan kebocoran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.