Indeks Harga Pangan Dunia Terus Merosot Dalam Enam Bulan
📅 Senin, 10 Okt 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiMenanggapi kemerosotan itu, Kepala Departemen Ekonomi Center for Strategic International Studies (CSIS), Fajar B. Hirawan mengatakan, penjelasan dari indeks tersebut pastinya harus melihat faktor musiman yang memang biasa terjadi di beberapa negara, khususnya Indonesia.
Musim panen padi misalnya berlangsung setelah Maret, karena rata-rata musim tanam pada November hingga Maret. Namun, hal itu bergantung pada curah hujan dan fenomena-fenomena lainnya. Indonesia pun tahun ini tampaknya diselimuti oleh fenomena La Nina yang yang cenderung basah dan banyak hujan. Kondisi tersebut tampaknya dialami juga oleh beberapa negara di wilayah Asia, terutama negara produsen pangan.
"Kita harus tetap waspada terkait krisis pangan ke depannya, khususnya yang diakibatkan oleh perang Russia-Ukraina serta fenomena El Nino (kekeringan) yang terjadi di wilayah Eropa,"tegas Fajar.
FAO dan lembaga pangan lainnya harus mengantisipasi krisis pangan sejak dini, khususnya di wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara terpisah, peneliti ekonomi dari Center of Reform on Economics (Core), Yusuf Rendy Manilet mengatakan penurunan indeks pangan menunjukkan masih pentingnya terus melakukan langkah mitigasi.
"Terutama bagi negara-negara yang menggantungkan beberapa komoditas pangannya dari impor untuk mempersiapkan jika kondisi geopolitik antara Russia dan Ukraina semakin memburuk," katanya.
Apalagi, konflik geopolitik ke depan bukan hanya dipengaruhi oleh Russia dan Ukraina, tetapi juga konflik geopolitik antara Korea Utara dan Korea Selatan yang juga bisa menyeret Jepang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kondisi ini tentu akan mendorong ketidakpastian yang berpotensi muncul dan akan mempengaruhi harga pangan terutama dalam beberapa bulan ke depan,"tandasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!