Pangeran Harry dan Meghan Bahas Bahaya Media Sosial bagi Anak di Parlemen Eropa
Kamis, 05 Nov 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
London - Pangeran Harry dan istrinya, Meghan, akan berbicara di Brussel mengenai bahaya yang dihadapi anak-anak di media sosial. Penampilan tersebut menjadi agenda publik pertama Meghan sejak muncul dugaan bahwa ayahnya memiliki materi gambar pelecehan seksual terhadap anak.
Pasangan yang juga dikenal sebagai Duke dan Duchess of Sussex itu akan menghadiri pembukaan instalasi video pada Selasa untuk mengenang anak-anak yang kehilangan nyawa akibat berbagai bentuk bahaya yang mereka alami melalui media sosial. Hal tersebut disampaikan seorang juru bicara kepada AFP.
Keduanya akan meresmikan The Lost Screen Memorial di Parlemen Eropa. Instalasi tersebut menampilkan gambar anak-anak yang menjadi korban pelecehan dan eksploitasi daring. Harry dan Meghan juga dijadwalkan menyampaikan pidato bersama sebelum mengikuti diskusi panel dengan para aktivis internasional.
Acara itu menjadi penampilan publik pertama Meghan sejak terungkap bahwa polisi di Filipina menemukan materi pelecehan seksual anak pada perangkat elektronik di bekas rumah ayahnya yang telah lama renggang dengannya, Thomas Markle.
Agenda tersebut juga menjadi penampilan bersama pertama pasangan itu dalam acara publik di luar negeri sejak mereka kembali tinggal di Inggris pada musim panas tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Acara yang diselenggarakan oleh anggota Parlemen Eropa asal Spanyol, Antonio Lopez-Isturiz, itu menyoroti "kebutuhan mendesak untuk menjadikan dunia digital lebih aman bagi setiap anak".
Pernyataan penyelenggara menyebut kegiatan tersebut sebagai "seruan untuk bertindak" bagi para pembuat kebijakan, perusahaan teknologi, dan masyarakat agar berbuat lebih banyak dalam melindungi anak-anak.
Harry dan Meghan, yang memiliki dua anak kecil bernama Archie dan Lilibet, sebelumnya bersama-sama meluncurkan instalasi tersebut di New York pada April 2025. Instalasi itu juga pernah dipamerkan di Los Angeles.
Meghan turut menyampaikan pidato saat pembukaan instalasi tersebut di Jenewa pada Mei.
Instalasi itu menampilkan 50 foto anak-anak dalam ukuran besar yang meninggal dunia akibat bahaya yang mereka alami di media sosial. Foto-foto tersebut diambil dari layar kunci telepon genggam milik orang tua masing-masing.
Dalam acara di Brussel, Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola juga akan menyampaikan pidato. Selain itu, Sandra Spitaels, yang putranya Glenn meninggal akibat bunuh diri pada 2017 dalam usia 15 tahun setelah foto telanjangnya diunggah ke internet, dijadwalkan memberikan sambutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!