Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angka Kemiskinan Bisa Kembali Tembus 10 Persen

5 Senin, 05 Sep 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Tidak Elastis

Pakar Ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan pemerintah harus mempercepat penyaluran bantalan sosial untuk menjaga tingkat konsumsi kelas menengah karena inflasi tetap berdampak pada golongan tersebut. "Dengan inflasi, otomatis konsumsi mereka juga tertahan, sebab mayoritas kelas menengah tidak elastis saat terkena dampak inflasi," kata Wibisono.

Konsumen secara rasional akan mencoba menurunkan konsumsinya. Oleh karena itu, kalau masih ada kekuatan anggaran, seharusnya mereka juga mendapat. Seharusnya ada, karena yang kemarin tersalur ini baru sekitar 14 triliun rupiah dari sekitar 500 triliun rupiah yang selama ini digunakan untuk subsidi BBM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

Indikasi Perbuatan Makar

1 jam lalu | Ones

Nasional
Indikasi Perbuatan Makar
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.