Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topan Champi Terjang Taiwan

25 Minggu, 25 Okt 2026, 17:47 WIB | Oleh:
Topan Champi Terjang Taiwan Topan Champi Terjang Taiwan Doc: Magnific

JAKARTA - Topan Champi menyebabkan satu orang meninggal dunia dan ratusan orang terluka di Taiwan. Badai yang mulai berdampak Kamis (22/10) tersebut juga memicu ribuan laporan kerusakan sebelum bergerak menjauh pada Sabtu (24/10).

Mengutip Central News Agency (CNA) via Focus Taiwan, Pusat Operasi Darurat Pusat Taiwan mencatat 9.027 laporan kerusakan hingga Sabtu sore. Kerusakan meliputi pohon tumbang, infrastruktur, serta papan reklame dan rambu-rambu jalan.

Dari total laporan tersebut, sebanyak 3.287 laporan berkaitan dengan pohon tumbang dan 3.033 laporan menyangkut infrastruktur penting. Kota Taipei menjadi wilayah dengan laporan pohon tumbang terbanyak, yakni 1.282 kejadian, disusul Taichung dengan 646 kejadian.

Hingga Sabtu malam waktu setempat, sekitar 22 ribu rumah tangga masih belum mendapatkan pasokan listrik. Otoritas setempat memperkirakan aliran listrik dapat kembali pulih paling lambat pukul 23.00 waktu setempat.

Selain angin kencang, hujan dengan intensitas tinggi meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor. Kabupaten Yilan mencatat akumulasi curah hujan tertinggi, mencapai 650 milimeter sejak Kamis hingga Sabtu sore.

Menurut Taipei Times, Pemerintah Taiwan mengevakuasi 4.960 orang sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tanah longsor. Sejumlah wilayah di Taiwan utara dan tengah, termasuk Taipei, juga memperpanjang penutupan sekolah dan perkantoran hingga Sabtu waktu setempat.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Pusat Taiwan (Central Weather Administration/CWA) mengeluarkan peringatan darat, Kamis, ketika Champi mendekati wilayah tersebut. Pada saat itu, badai memiliki kecepatan angin maksimum berkelanjutan 184 kilometer per jam dengan embusan mencapai 227 kilometer per jam.

Menurut CWA, Champi sempat mencapai intensitas super typhoon, yakni sebutan untuk topan dengan kekuatan sangat tinggi dalam klasifikasi regional. Namun, kekuatannya berangsur menurun ketika bergerak melewati pesisir timur laut Taiwan.

Peringatan darat terhadap Champi resmi dicabut pada Sabtu pukul 14.30 waktu setempat setelah badai melemah menjadi badai tropis. Meski demikian, sirkulasi luar badai masih berpotensi membawa hujan ke sejumlah wilayah Taiwan hingga Minggu pagi.

CWA melaporkan pusat badai berada sekitar 320 kilometer timur laut Taipei pada Sabtu pukul 17.00 waktu setempat. Champi bergerak ke arah utara-timur laut menuju Jepang bagian selatan.

Badai tropis merupakan sistem cuaca bertekanan rendah yang berputar dan dapat menghasilkan angin kencang serta hujan lebat. Di kawasan Pasifik Barat Laut, siklon tropis dengan intensitas lebih tinggi dikenal sebagai topan, sedangkan ketika lebih rendah disebut badai tropis. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
PT Pertamina Siapkan Tiga J...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Dorong Pengel...
Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Duku...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.