Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ihza Tatap Seri Piala Dunia 2022 setelah Raih Emas Kejurnas

📅 Kamis, 21 Jul 2022, 14:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ihza Tatap Seri Piala Dunia 2022 setelah Raih Emas Kejurnas Doc: ISTIMEWA
Ket. Tim sepeda Indonesia Zaenal Fanani (kiri) dan Ihza Muhammad

Ihza Muhammad menjadikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2022 sebagai persiapan menuju seri Piala Dunia Balap Sepeda atau UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 28 Agustus mendatang.

Pebalap sepeda asal Lumajang, Jawa Timur itu meraih medali emas saat turun pada nomor Cross-Country Eliminator (XCE) putra dalam Kejurnas Balap Sepeda yang bergulir di Aghatis Forest Park, Desa Banjar, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Rabu.

Dia mengalahkan Renoza Aldi Pratama (Jawa Timur) finis kedua dan Rizaldi Ashshadiqqi Ridho (Kalimantan Selatan) yang membawa pulang perunggu.

Hasil ini pun membuat Ihza optimistis terpilih mewakili Indonesia pada Piala Dunia Balap Sepeda 2022 di Palangka Raya.

"Atlet yang tampil di Palangka Raya memang belum diputuskan. Kejurnas kali ini menjadi salah satu seleksi untuk mewakili Indonesia di sana," kata Ihza saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Sejak awal, Ihza memang disebut-sebut sebagai satu di antara kandidat kuat yang bakal mewakili Indonesia dalam seri kedelapan Piala Dunia Balap Sepeda 2022.

Pelatih Timnas Balap Sepeda Dadang Haries Poernomo saat dikonfirmasi ANTARA pun mengakui hal tersebut. Meski demikian, secara resmi memang belum diputuskan.

Sebelum bersaing di Kejurnas 2022, Ihza adalah pebalap muda potensial yang menyumbang perak untuk Indonesia pada nomor Cross-Country Olympic (XCO) SEA Games Vietnam, 12-23 Mei lalu. Kala itu, dia berada di bawah sang senior, Zaenal Fanani yang meraih emas.

Kini, Ihza kembali membuktikan sebagai atlet terbaik di level nasional dengan menjurai XCE, nomor yang dilombakan pada Piala Dunia 2022 di Palangka Raya.

Dalam kesempatan ini, Ihza mengungkapkan Kejurnas 2022 telah memberikan pengalaman berharga. Sebab, trek yang dilewati terbilang sulit dari edisi-edisi sebelumnya.

"Lintasannya lebih technical. Rintangannya lebih sulit ada akar, lompatan, dan lainnya. Yang jelas lebih sulit dari sebelum-sebelumnya," ujar Ihza yang juga bakal turun pada nomor XCO, Kamis (21/7).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.