Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dunia Tidak Punya Waktu Panjang Selesaikan Gangguan Pasokan Pangan

📅 Rabu, 29 Jun 2022, 00:04 WIB | Oleh:

Pada hari terakhir KTT G7 di Jerman, pejabat tersebut mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menyediakan lebih dari setengah dari jumlah itu, yang akan digunakan untuk upaya memerangi kelaparan di 47 negara dan untuk mendanai organisasi regional.

G7 sedang berusaha untuk menggalang negara-negara berkembang, banyak yang memiliki hubungan dekat dengan Russia, untuk menentang invasi Presiden Russia, Vladimir Putin ke Ukraina, dan mengundang lima negara demokrasi berpenghasilan menengah dan rendah ke KTT untuk memenangkan mereka.

Satgas Pangan

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mendorong penguatan peran Satuan Tugas (satgas) Pangan menjelang Pemilu 2024 karena dimungkinkan impor bahan pangan bakal meningkat.

"Ini perlu diantisipasi dengan memaksimalkan ketegasan Satgas Pangan secara optimal," kata Bhima.

Secara terpisah, pengamat sosial dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan kemampuan prediktif dan antisipatif akan menjadi tolok ukur kinerja satgas pangan nasional sesuai kebutuhan. Apalagi, saat ini sedang mengalami musim pancaroba karena faktor alam dan non-alam.

"Berdasarkan pengalaman selama ini, Satgas selalu ketinggalan dan kurang memiliki kemampuan daya prediktif dan antisipatif sehingga tindakannya menjadi kuratif saja dan laksana sebagai pemadam kebakaran untuk memadamkan masalah yang sudah terjadi," kata Surokim.

Peringatan Presiden, jelasnya, harus ditanggapi serius agar bisa disiapkan berbagai skema darurat jika terjadi situasi yang terus memburuk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.