Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pria ini Hampir Mati, Setelah Ikan Berduri Lompat dan Tidak Sengaja Masuk ke Dalam Mulutnya

📅 Selasa, 14 Jun 2022, 18:18 WIB | Oleh:
Pria ini Hampir Mati, Setelah Ikan Berduri Lompat dan Tidak Sengaja Masuk ke Dalam Mulutnya Doc: istockphoto
Ket. Ilustrasi Ikan Anabas/Betik

Manusia tidak ada yang mengetahui datangnya nasib buruk. Sehingga nasib buruk bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Seperti yang terjadi pada seorang pria asal Thailand. Ia harus melakukan operasi mendadak, setelah seekor ikan melompat dan masuk ke tenggorokan pria tersebut.

Mungkin bagi sebagaian orang, hal ini merupakan kejadian yang terdengar konyol. Namun peristiwa ini benar-benar terjadi. Dilansir dari Oditty Central, Peristiwa ini terjadi pada 22 Mei 2022 di Provinsi Phatthalung, Thailand.

Kecelakaan yang cukup aneh ini, berawal dari seorang nelayan yang namanya tidak disebut. Saat itu nelayan tersebut sedang asyik mencari ikan di tepi sungai, menggunakan tombak. Namun secara tiba-tiba ada seekor ikan yang melompat dari dalam air.

Sialnya, ketika ikan melompat, mulut nelayan tersebut sedang terbuka cukup lebar. Ikan tersebut melompat cukup tinggi. Pada saat ikan tersebut melompat, nelayan sedang menghirup udara karena merasa lelah.

Tidak sampai hitungan menit, ikan yang lompat dari dalam air, seketika masuk ke dalam mulut nelayan tersebut. Ikan yang lompat, menyangkut di tenggorakan dan sangat sulit untuk dikeluarkan. Hal ini membuat nelayan itu tersedak dan kesulitan untuk bernapas.

Ikan yang melompat dari dalam sungai dan menyangkut di tenggorakan nelayan tersebut adalah sejenis ikan anabas atau ikan betik.

Diketahui Ikan anabas atau betik memiliki sisik dan duri yang cukup tajam. Hal ini yang membuat nelayan tersebut hampir kehilangan nyawa, karena menahan sakit dan sulit untuk bernapas.

Namun nasib baik masih menyertai nelayan tersebut. Ketika sedang bertaruh dengan nyawa, menahan sakit dan sambil terus berusaha mengeluarkan ikan dari tenggorokannya. Ada penduduk yang menolong nelayan tersebut.

Penduduk sekitar melihat nelayan memegangi lehernya, sambil merintih kesakitan. Sontak saja penduduk sekitar berlari mendekat dan memberi bantuan.

Akhirnya nelayan di bawa oleh penduduk dekat sungai, ke sebuah rumah sakit di Provinsi Phattalung, Thailand. Ketika sampai di rumah sakit, nelayan tersebut langsung mendapat penanganan, karena kondisinya sudah cukup parah.

Dokter yang menangani nelayan tersebut, memutuskan untuk melakukan operasi darurat. Selama satu jam, tim dokter yang melakukan operasi, berhasil mengekstraksi ikan yang berlumuran darah. Kondisi nelayan tersebut telah pulih, setelah dilakukan operasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Penataan Kawasan Unggulan R...

Hasil Penataan Jalan Rasuna Said Segera Diresmikan

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
Nasional
KPK Dalami Pembelian ATG pa...
Olahraga
Persita Cuci Gudang, Robohk...
Megapolitan
Dinas PPKUKM DKI Optimalkan...
Megapolitan
Aset Negara Harus Diselamat...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PWNU Jateng dan DIY Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.