Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Jangan Khawatir, Menko PMK Muhadjir Effendy Ungkap Pemerintah Rencanakan Pasien Covid-19 Bakal Ditanggung BPJS Kesehatan, Begini Skemanya

📅 Jumat, 20 Mei 2022, 15:56 WIB | Oleh:
Masyarakat Jangan Khawatir, Menko PMK Muhadjir Effendy Ungkap Pemerintah Rencanakan Pasien Covid-19 Bakal Ditanggung BPJS Kesehatan, Begini Skemanya Doc: istimewa
Ket. Menko PMK Muhadjir Effendy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan, pemerintah tengah mengkaji skema pembiayaan pasien Covid-19 yang ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Menurutnya, skema tersebut tengah disiapkan jika pandemi Covid-19 sudah terkendali.

Muhadjir mengatakan, nantinya Covid-19 akan dikategorikan sebagai penyakit biasa seperti flu. Ia menjelaskan, saat ini biaya Covid-19 masih ditanggung oleh pemerintah, namun tidak menutup kemungkinan akan ditanggung BPJS Kesehatan di masa depan.

"Nanti pengobatan pembiayaannya sama melalui BPJS saja. Kalau sekarang kan masih ditanggung pemerintah. Nanti lewat jalur BPJS, semoga semua lancar," kata Muhadjir, dikutip Jumat (20/5).

Ia juga menuturkan, pemerintah akan melakukan uji coba transisi menuju endemi pada 23 Mei mendatang.

Sebelumnya, Muhadjir juga menyampaikan, pemerintah akan menutup Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran jika pandemi Covid-19 telah berakhir.

"Ya kalau sudah tidak ada pandemi ditutup," ujarnya.

Muhadjir mengatakan, Indonesia telah memasuki fase transisi menuju endemi Covid-19 seiring kebijakan pelonggaran protokol kesehatan yang memperbolehkan masyarakat melepaskan masker di ruang terbuka. Dengan begitu, Wisma Atlet Kemayoran akan ditutup bila situasi penyebaran Covid-19 telah memasuki fase endemi.

"Ya (otomatis ditutup)," ucapnya.

Sebagai informasi, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker. Ini seiring penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air yang semakin terkendali.

"Pertama, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker," kata Jokowi disiarkan langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Selasa (17/5).

"Jika masyarakat sedang beraktiviatas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak pada orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wilayah Barat dan Timur Bog...

BBM Mahal, Warga Tangerang Hijrah ke Pertalite

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
BBM Mahal, Warga Tangerang ...

Bandit yang Memalak di Jakarta Pusat Diringkus

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bandit yang Memalak di Jaka...
Luar Negeri
Warga Russia Dibatasi dalam...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.000/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.