Lahir Prematur, Bayi Kembar Empat di Minahasa Selatan Akhirnya Meninggal
📅 Minggu, 10 Apr 2022, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/RS Cantia
MANADO - Empat bayi perempuan kembar yang dilahirkan secara normal (9/4) tadi pagi di RS Cantia Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara (Sulut) dinyatakan meninggal semua.
Sebelumnya bayi perempuan ketiga dan keempat yang meninggal duluan setelah beberapa saat setelah melahirkan, kemudian anak pertama meninggal pukul 18.40 WITA, dan yang kedua 19.05 WITA.
Keempat bayi kembar ini dilahirkan dari ibu yang bernama Veronika Theresia Mandang (22) dan ayah Cristian Karaseran (25) merupakan warga Desa Lowian Kecamatan Maesaan, Minsel.
Direktur RS Cantia Tompasobaru dr James Komaling mengatakan keempat bayi perempuan ini tidak bisa bertahan diakibatkan karena kondisi kehamilan belum cukup umur untuk lahir atau prematur.
Dimana, katanya, kondisi bayi dilahirkan dikatakan prematur jika lahir sebelum umur kehamilan 37 minggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keempat bayi meninggal dengan analisa yang sama usia kandungan yang belum cukup masih 6 bulan.
Keempat jenazah bayi dibawa ke rumah duka di Desa Lowian, Kabupaten Minsel menggunakan ambulance.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!