Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Musim Terakhir IBL, Empat Juara Berbeda

📅 Senin, 21 Jul 2025, 07:57 WIB | Oleh:
Empat Musim Terakhir IBL, Empat Juara Berbeda Doc: antara foto
Ket. Dewa United Banten menjuarai IBL 2025.

JAKARTA – Gelaran Liga Bola Basket Indonesia (IBL) mengukir catatan menarik dalam empat musim terakhir yang selalu menghadirkan juara baru setiap tahunnya dari empat tim yang berbeda.

Tren tersebut berlanjut di IBL 2025, saat Dewa United Banten sukses mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dalam pertandingan ketiga Final dengan skor tipis 74-73, Minggu (20/7) malam di GMSB, Kuningan, Jakarta.

Kemenangan Dewa United melengkapi dinamika kompetitif IBL yang dalam empat musim terakhir menampilkan keberagaman dominasi. Sejak 2022, gelar juara diraih oleh tim berbeda yaitu Satria Muda Pertamina Jakarta (2022), Prawira Harum Bandung (2023), Pelita Jaya Jakarta (2024), dan kini Dewa United Banten (2025).

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menilai dinamika tersebut sebagai tanda positif perkembangan liga. Ia mengapresiasi performa Dewa United dalam menaklukkan juara bertahan dan menganggap final tahun ini sebagai cerminan semangat bola basket nasional yang terus tumbuh.

“Final ini adalah cerminan dari semangat basket Indonesia yang semakin tumbuh. Dewa United menampilkan performa luar biasa untuk menaklukkan juara bertahan, dan itu menunjukkan bahwa siapapun yang membangun dengan serius bisa bersaing di level tertinggi. Empat musim, empat juara berbeda ini adalah bukti nyata bahwa IBL semakin kompetitif,” kata Junas.

Fenomena ini mencerminkan tidak adanya satu kekuatan dominan di liga dan bahwa setiap musim terbuka untuk kejutan. Persaingan yang merata menjadikan IBL semakin sulit diprediksi dan menarik untuk diikuti oleh publik bola basket Indonesia.

Perjalanan Dewa United sendiri menjadi simbol dari pentingnya konsistensi dan proses jangka panjang. Setelah beberapa musim hanya mampu menembus semifinal, tim asal Banten ini akhirnya berhasil mencapai puncak.

Mereka menutup musim dengan manis dan membawa pulang gelar pertama dalam sejarah klub, sekaligus memperkuat narasi bahwa semua tim memiliki peluang yang sama untuk berjaya di IBL.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.