Kerangka Fiskal Perubahan Iklim Dikembangkan
📅 Selasa, 29 Mar 2022, 00:03 WIB | Oleh: Tim RedaksiLangkah pemerintah untuk peralihan transisi energi patut didukung, namun tidak berharap akan optimal karena dalam rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) porsi batu bara masih banyak.
Jika pemerintah berani melakukan transisi, harus mulai berani dulu ke perusahaan-perusahaan tambang batu bara dalam menghasilkan energi listrik. "Stop dulu perusahaan listrik tenaga uap (PLTU-PLTU) yang menggunakan batu bara itu. Baru kita bisa percaya," tegasnya.
Sebelumnya, PLN juga menyampaikan komitmennya mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dengan mengalihkan dan mengganti secara bertahap 5.200 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Penggantian itu makin mendesak saat harga minyak dunia meroket akibat sanksi ekonomi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) dengan sekutu-sekutunya yang melarang mengimpor produk dari Russia.
Dengan kenaikan harga bahan bakar minyak maka biaya produksi listrik dengan tenaga diesel kini jauh lebih mahal dibanding dengan energi baru terbarukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!