Pencabutan DMO Picu Harga Minyak Goreng Makin Liar
📅 Senin, 21 Mar 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Pada saat seperti ini, pengusaha mesti menunjukkan sedikit timbal balik kepada rakyat. Harga sudah keekonomian, masak stok tidak ada? Kebangetan sekali jadinya. Sudah jelas segala sumber daya harus untuk kepentingan rakyat sebesar-besarnya," tandas Masyhuri.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, pada pekan lalu, mengatakan bahwa kebijakan DMO dan domestic price obligation (DPO) yang diberlakukan sejak pertengahan Februari 2022, membuat stok berlebih untuk seluruh masyarakat Indonesia. Meskipun akhirnya kebijakan itu tetap dicabut atas arahan Presiden.
Mafia Akan Diumumkan
Mendag juga menegaskan tidak akan kalah dengan mafia yang disebut sebagai dalang langkanya minyak goreng. Kemendag pun bakal mengusut para spekulan yang memainkan pasokan minyak goreng.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemerintah tidak pernah mengalah, apalagi kalah dengan mafia. Saya pastikan mereka akan ditangkap," kata Lutfi.
Calon tersangka mafia minyak goreng, katanya, bakal diumumkan hari ini, Senin (21/3). Mereka ini, lanjutnya, yang mengalihkan minyak subsidi ke industri, yang melakukan ekspor ke luar negeri, hingga mereka yang melakukan pengemasan ulang dan menjual dengan harga tidak sesuai ketentuan pemerintah.
"Calon tersangkanya akan diumumkan hari Senin. Sekali lagi, saya akan memerangi mafia-mafia tersebut dan memastikan mereka masuk penjara," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!