Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FIFA dan UEFA Larang Russia Tampil di Piala Dunia

📅 Rabu, 02 Mar 2022, 07:59 WIB | Oleh:
FIFA dan UEFA Larang Russia Tampil di Piala Dunia Doc: Dimitar DILKOFF / AFP
Ket. Melarang Russia di Piala Dunia I Pemain Timnas Russia ­mengikuti sesi latihan di Stadion Dinamo di Moskow, beberapa waktu lalu. FIFA dan UEFA pada Senin (28/2) waktu setempat untuk melarang Russia tampil di Piala ­Dunia setelah diskors dari semua kompetisi internasional sampai pemberitahuan lebih lanjut.

PARIS - Russia dilarang tampil di Piala Dunia setelah diskors dari semua kompetisi internasional sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Demikian FIFA dan UEFA mengumumkan dalam pernyataan bersama pada Senin (28/2) waktu setempat. Sementara UEFA juga mengakhiri kemitraannya dengan perusahaan raksasa energi Russia, Gazprom.

Tim sepak bola putra Russia dijadwalkan bermain di babak playoff kualifikasi pada bulan Maret untuk Piala Dunia di Qatar akhir tahun ini. Sementara tim putri telah lolos ke Piala Eropa di Inggris, yang akan diadakan pada bulan Juli. Pengumuman itu juga mempengaruhi klub-klub Russia yang terlibat dalam kompetisi Eropa.

"FIFA dan UEFA hari ini telah memutuskan bersama bahwa semua tim Russia, baik tim perwakilan nasional atau tim klub, akan ditangguhkan dari partisipasi dalam kompetisi FIFA dan UEFA hingga pemberitahuan lebih lanjut," demikian bunyi pernyataan bersama FIFA dan UEFA.

Tim putra Russia dijadwalkan bermain melawan Polandia di babak semifinal playoff kualifikasi Piala Dunia pada 24 Maret. Mereka mungkin akan menghadapi Swedia atau Republik Ceko pada 29 Maret untuk memperebutkan satu tempat pada putaran final di Qatar akhir tahun ini.

Namun, ketiga calon lawan Russia menegaskan mereka akan memboikot pertandingan.

FIFA mengumumkan pada hari Minggu bahwa tim Russia akan diizinkan untuk terus bermain di bawah nama Persatuan Sepak Bola Russia, memainkan pertandingan kandang di wilayah netral dan tertutup, dengan bendera dan lagu kebangsaan Russia dilarang.

Tetapi tindakan itu ditolak oleh presiden FA Polandia Cezary Kulesza, yang menambahkan bahwa Polandia tidak akan memainkan laga playoff kualifikasi Piala Dunia melawan Russia, "tidak peduli apa pun nama timnya."

FIFA mengubah keputusannya, menendang Russia keluar dari kompetisi. "Sepak bola sepenuhnya bersatu di sini dan dalam solidaritas penuh dengan semua orang yang terkena dampak di Ukraina," sambung pernyataan itu.

Persatuan Sepak Bola Russia mengecam pelarangan tersebut dengan mengatakan langkah itu "diskriminatif".

"Ini jelas sikap diskriminatif dan merugikan sejumlah besar atlet, pelatih, karyawan klub dan tim nasional, dan yang terpenting, jutaan penggemar Russia yang kepentingannya harus dilindungi oleh organisasi olah raga internasional sejak awal."

FIFA harus bertindak cepat sebelum playoff kualifikasi Piala Dunia mendatang dan dengan undian untuk turnamen yang akan diadakan di Doha pada 1 April.

Sementara itu, Spartak Moscow dijadwalkan menghadapi RB Leipzig dari Jerman di babak 16 besar Liga Europa. Mereka adalah satu-satunya tim Russia yang tersisa di kompetisi Eropa musim ini.

UEFA pekan lalu membatalkan kota Saint Petersburg sebagai tuan rumah final Liga Champions musim ini, memindahkan pertandingan yang akan berlangsung pada 28 Mei itu ke Paris. ben/AFP/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Prancis Terguncang Kerugian...
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Nasional
Mendagri Serahkan Jabatan K...
Ekonomi
IHSG Anjlok 4,31 Persen Usa...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.