Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Alam Hujan Es Disertai Angin Kencang Terjadi di Surabaya

📅 Senin, 21 Feb 2022, 17:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fenomena Alam Hujan Es Disertai Angin Kencang Terjadi di Surabaya Doc: ANTARA/HO-Warga Wiyung Surabaya
Ket. Fenomena alam berupa hujan es bersamaan dengan hujan deras dan disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/2/2022) sore.

Surabaya - ??????Fenomena alam berupa hujan es bersamaan dengan hujan deras dan disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin sore.

"Iya benar, ada hujan es di kampung saya," kata salah seorang warga Karangan, Babatan, Wiyung, Kusnan Hadi.

Kusnan menceritakan pada awalnya hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Karangan, Wiyung. Namun, beberapa saat kemudian terdengar suara keras dari atap rumah. "Setelah saya keluar ternyata hujan es. Batu es itu berserakan di depan rumah," ujarnya.

Menurut Kusnan, akibat fenomena hujan es tersebut, sejumlah rumah di kampung Karangan atapnya mengalami kerusakan atau jebol. "Saya dilapori tetangga saya, katanya atap rumahnya jebol," katanya.

Hal sama juga dikatakan warga Surabaya lainnya, Samuel. Ia mengatakan hujan es juga terjadi di kawasan Jalan Arjuno.

"Tadi sewaktu saya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Jalan Arjuno juga terjadi hujan es. Semoga tidak terjadi apa-apa. Ini fenomena, baru pertama kali di Surabaya," katanya.

Tidak hanya itu, hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang dimana-mana, seperti di Exit Tol Gunungsari, Jalan Demak, SSC dan lainnya.

Bahkan, tiang penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Wonokromo juga roboh menimpa kendaraan angkot dan mobil pribadi yang mengakibatkan kerusakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Ridwan Mubarun membenarkan telah terjadi hujan deras disertai angin kencang di sejumlah wilayah di Surabaya.

"Kalau hujan es infonya di Wiyung. Kalau yang banyak ini pohon tumbang," ujarnya.

Menurut dia, petugas BPBD dibantu Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (KRTH) sedang menangani pohon tumbang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.