Bogor Cegah Lonjakan Wisatawan saat Natal dan Tahun Baru
📅 Selasa, 02 Nov 2021, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sedang menyiapkan strategi untuk mencegah terjadinya lonjakan wisatawan saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
"Jangan sampai ada kerumunan. Karena diprediksi ada gelombang ketiga (penularan Covid-19). Maka saat Nataru harus diperketat. Kita sama-sama rem jangan banyak merayakan tahun baru. Ini sedang dibahas soal aturan-aturannya," ucap Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, kemarin.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu mengaku mengkhawatirkan mengenai gembar-gembor akan adanya gelombang ketiga penularan Covid-19. "Kalau kita (Kabupaten Bogor) masih PPKM Level 3, tentunya kebijakan masih ketat. Namun, daerah yang sudah PPKM Level 2 ini kan sudah melonggar agar lebih hati-hati," kata Ade Yasin.
Menurutnya, Pemkab Bogor saat ini tengah mengkaji aturan yang akan diterapkan jelang dan selama Nataru, khususnya di kawasan-kawasan wisata di Kabupaten Bogor. Pasalnya, Kabupaten Bogor masih menjadi destinasi wisata utama bagi masyarakat yang tinggal di Jabodetabek. Maka, pihaknya akan menyiapkan sejumlah langkah pencegahan agar tidak terjadi lonjakan wisatawan.
Terlebih, kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor saat ini terus melandai dengan hanya penambahan empat kasus positif baru pada Sabtu (30/10). "Iya sudah melandai. Kemarin cuma empat kasus. Sehingga total yang saat ini terkonfirmasi positif dan menjalani isolasi hanya 41 orang," kata Ade Yasin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bantuan Logistik
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menyokong bantuan logistik ke sektor pariwisata demi mempertahankan perkembangan situasi Covid-19 di Indonesia yang berdampak positif pada pemulihan ekonomi di semua unsur.
"Kemarin sudah dikirimkan masker dan dukungan pencegahan Covid-19 untuk masyarakat," kata Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bantuan itu diberikan kepada masyarakat di Desa Wisata Pamegarsari yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/10). Ganip beserta unsur terkait mengunjungi kawasan wisata alam itu untuk melihat penerapan protokol kesehatan.
Ganip yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memberikan dukungan berupa logistik pencegahan Covid-19 kepada kepala Desa Pamegarsari. Logistik yang diberikan terdiri atas 5.000 masker, alat thermo gun sebanyak lima unit, hand sanitizer sepuluh botol ukuran 100 ml, dan dua jerigen sanitizer ukuran 4 liter.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!