Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anda Akan Mudik dan Tinggalkan Mobil EV? Pakar Otomotif Tak Sarankan Lepas Aki

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 22:52 WIB | Oleh:
Anda Akan Mudik dan Tinggalkan Mobil EV? Pakar Otomotif Tak Sarankan Lepas Aki Doc: Antara/Fakhri Hermansyah
Ket. Pengendara mengisi daya baterai mobil di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

JAKARTA - Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyarankan pengguna electric vehicle (EV/kendaraan listrik) atau mobil keluaran terbaru tidak melepas aki jika kendaraan ditinggal mudik dalam waktu lama.

EV dan mobil modern memerlukan perlakuan berbeda saat ditinggal mudik dalam waktu lama, terutama terkait sistem kelistrikan dan elektroniknya. Dia meminta pemilik mobil modern tidak disarankan sembarangan melepas terminal aki seperti pada kendaraan model lama.

"Untuk mobil lama, melepas terminal aki bisa menjadi opsi guna mencegah aki soak atau korsleting. Tapi, pada mobil modern, tindakan itu bisa me-reset (setel ulang) berbagai sistem," kata Yannes ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Melepas aki pada mobil dengan sistem elektronik canggih dapat mengganggu pengaturan memori, sistem hiburan, hingga konfigurasi komputer kendaraan yang justru menyulitkan saat digunakan kembali.

Khusus untuk kendaraan listrik, dia menegaskan baterai utama tidak boleh dilepas. Menurut dia, EV tetap mengandalkan baterai 12 volt untuk mengaktifkan sistem dasar seperti komputer, penguncian pintu, hingga layar kontrol.

Jika baterai pendukung tersebut bermasalah, kendaraan bisa gagal beroperasi meskipun baterai utama dalam kondisi baik. Selain aspek kelistrikan, Yannes mengingatkan pentingnya keamanan berlapis.

Pemilik disarankan memilih lokasi parkir yang kering dan tidak rawan banjir, mengaktifkan sistem penguncian bawaan, serta menambah perangkat pengaman seperti kunci setir untuk mobil.

Dia juga mengingatkan untuk tidak menarik rem tangan terlalu keras pada mobil konvensional saat parkir lama guna menghindari rem lengket dan menggunakan pengganjal roda di permukaan datar agar lebih aman.

"Setiap jenis kendaraan memiliki karakter berbeda. Pemilik perlu memahami teknologi yang digunakan agar tidak salah langkah saat meninggalkannya dalam waktu lama," kata Yannes. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.