Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hasil Penelitian, Vitamin D Dapat Melindungi Anda Dari Parahnya Infeksi Covid-19

📅 Jumat, 17 Sep 2021, 15:10 WIB | Oleh:
Hasil Penelitian, Vitamin D Dapat Melindungi Anda Dari Parahnya Infeksi Covid-19 Doc: istimewa

Sebuah tim dari Trinity College di Irlandia, Universitas Edinburgh di Skotlandia dan Universitas Zhejiang di Cina untuk pertama kalinya melihat prediksi genetik dan tingkat vitamin D seperti yang diprediksi oleh radiasi ultraviolet B (UVB) kunci untuk produksi vitamin D di kulit.

Ketika membandingkan kedua variabel, peneliti menemukan bahwa korelasi dengan konsentrasi vitamin D yang diukur dalam sirkulasi tiga kali lipat lebih kuat untuk tingkat vitamin D yang diprediksi UVB, dibandingkan dengan yang diprediksi secara genetik.

Makalah, yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, menunjukkan bahwa vitamin D dapat melindungi terhadap penyakit Covid-19 yang parah dan kematian.

"Studi kami mendukung rekomendasi suplementasi vitamin D tidak hanya untuk pemeliharaan kesehatan tulang dan otot selama lockdown tetapi juga potensi manfaat dalam kaitannya dengan perlindungan dari Covid-19," kata Dr Xue Li, peneliti studi dari Zhejiang.

"Melakukan uji coba terkontrol acak Covid-19 yang dirancang dengan baik dari suplementasi vitamin D sangat penting. Sampai saat itu, mengingat suplemen vitamin D aman dan murah, sangat disarankan untuk mengonsumsi suplemen dan melindungi dari kekurangan vitamin D," tambah Profesor Lina Zgaga, Associate Professor di bidang epidemiologi, di Trinity's School of Medicine yang dilansir dari India.com.

Lebih lanjut, radiasi UVB ambien di tempat tinggal seseorang sebelum infeksi Covid-19 ditemukan berhubungan kuat dan berbanding terbalik dengan rawat inap dan kematian.

Penelitian sebelumnya telah menghubungkan kekurangan vitamin D dengan peningkatan kerentanan terhadap infeksi saluran pernapasan virus dan bakteri. Demikian pula, beberapa studi observasional menemukan korelasi kuat antara kekurangan vitamin D dan Covid-19.

Sebuah studi oleh para peneliti dari Fakultas Kedokteran Azrieli Universitas Bar-Ilan di Safed dan Pusat Medis Galilee (GMC) di Nahariya, Israel, menunjukkan bahwa orang dengan kadar vitamin D rendah setidaknya 20 persen lebih mungkin meninggal akibat Covid- 19 daripada orang yang tidak.

Mereka menemukan bahwa kekurangan vitamin D sebelum tertular Covid-19 berdampak langsung pada tingkat keparahan dan kematian penyakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.