Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akhirnya, Serangan Pesawat Drone AS Telah Menjauhkan Bandara Kabul dari ISIS-K

📅 Senin, 30 Agu 2021, 08:30 WIB | Oleh:
Akhirnya, Serangan Pesawat Drone AS Telah Menjauhkan Bandara Kabul dari ISIS-K Doc: istimewa

Serangan pesawat tak berawak (drone) AS di ibu kota Afghanistan, Kabul, telah mencegah serangan bunuh diri mematikan lainnya di bandara, kata pejabat militer AS.

Serangan itu menargetkan kendaraan yang membawa setidaknya satu orang yang terkait dengan cabang ISIS di Afghanistan, kata Komando Pusat AS.

AS telah memperingatkan kemungkinan serangan lebih lanjut saat evakuasi mereda.

Meskipun demikian, dikatakan bahwa pihaknya akan terus mengevakuasi warga Afghanistan dari bandara Kabul hingga "saat terakhir".

Batas waktu untuk misi evakuasi 31 Agustus disepakati antara AS dan Taliban, yang sekarang menguasai sebagian besar negara.

AS akan menjadi yang terakhir menyelesaikan misinya, dengan semua negara lain telah menyelesaikan misi mereka.

Penerbangan terakhir yang mengembalikan pasukan Inggris dari Afghanistan telah tiba di Inggris pada hari Minggu.

AS mengatakan telah memfasilitasi evakuasi lebih dari 110.000 orang dari bandara Kabul sejak 14 Agustus, sehari sebelum Taliban menguasai ibu kota.

Wartawan BBC Lyse Doucet dalam laporannya, di Kabul, mengatakan dia dan rekan-rekannya masih menerima pesan SOS mendesak dari warga Afghanistan yang merasa terancam oleh Taliban. Mereka termasuk musisi, mahasiswa dan politisi perempuan.

Banyak dari mereka merasa mereka tidak dapat memiliki masa depan yang telah mereka persiapkan setelah dua dekade keterlibatan internasional, dan banyak yang mengatakan bahwa Taliban menghentikan mereka untuk pergi.

Pada hari Minggu (29/8/2021), Kapten Bill Urban dari Komando Pusat mengatakan AS telah melakukan serangan pesawat tak berawak yang ditargetkan untuk "menghilangkan ancaman" ke bandara Kabul.

"Kami yakin kami berhasil mencapai target," katanya.

"Ledakan sekunder dari kendaraan menunjukkan adanya sejumlah besar bahan peledak," lanjutnya.

Dia mengatakan kemudian bahwa Komando Pusat mengetahui laporan korban sipil setelah serangan pesawat tak berawak. "Tidak jelas apa yang mungkin terjadi, dan kami sedang menyelidiki lebih lanjut," katanya, seraya menambahkan bahwa Komando Pusat akan "sangat sedih dengan potensi hilangnya nyawa tak berdosa".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.