Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ADB: Pelaku UMKM yang Bakal Kehabisan Modal Meningkat

📅 Jumat, 20 Agu 2021, 05:33 WIB | Oleh:
ADB: Pelaku UMKM yang Bakal Kehabisan Modal Meningkat Doc: Sumber: Kemenkop dan UKM – Litbang KJ/and - KJ/ONE

JAKARTA - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyatakan meskipun sebagian aktivitas sudah kembali dibuka, namun permintaan akan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia masih menurun pada 2021.

Senior Ekonomis Asian Development Bank (ADB), Shigehiro Shinozaki, dalam webinar bertajuk "Asian Impact: ADB Research in Action", di Jakarta, Kamis (19/8), mengatakan pelonggaran aktivitas sejak pertengahan tahun 2020 lalu belum signifikan membantu pelaku usaha. "Pelaku UMKM masih menghadapi penurunan permintaan dan pendapatan yang tajam," kata Shigehiro.

Berdasarkan data yang diperoleh dari survei yang melibatkan 2.509 pelaku UMKM Indonesia, ADB menemukan bahwa penutupan usaha mikro telah menurun dari 48 persen pada Maret-April 2020 menjadi lima persen periode yang sama tahun 2021. Sementara itu, penutupan usaha kecil menurun dari 54,4 persen menjadi 1,8 persen, dan penutupan usaha menengah menurun dari 31,3 persen menjadi 6,3 persen.

Namun demikian, pelaku UMKM yang mengalami penurunan permintaan domestik yang memengaruhi pendapatan masih meningkat. Usaha kecil yang mengalami penurunan permintaan domestik meningkat dari 27,9 persen pada Maret-April 2020 menjadi 60,2 persen di periode yang sama 2021, usaha kecil dari 40 persen menjadi 68,7 persen, dan usaha menengah dari 43,8 persen menjadi 64,6 persen.

"Beberapa pelaku UMKM telah berhasil mengatasi kondisi tanpa cash yang serius. Namun, jumlah pelaku UMKM yang akan kehabisan modal kerja dalam 3-6 bulan ke depan mengalami peningkatan," imbuhnya.

Dalam survei yang sama, hanya 28,1 persen pelaku usaha mikro, 10,1 persen pelaku usaha kecil, dan 6,3 persen pelaku usaha menengah, yang tercatat sudah tidak memiliki dana kas atau simpanan pada Maret-April 2021.

Persentase itu berkurang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana 55,8 persen pelaku usaha mikro, 40 persen pelaku usaha kecil, dan 31,3 persen pelaku usaha menengah, mengaku sudah tidak memiliki cash atau simpanan sama sekali.

Dia berharap pemerintah harus memberikan perhatian kepada pelaku UMKM yang akan kehabisan modal kerja dalam 3-6 bulan ke depan karena jumlahnya meningkat.

Anggaran Jumbo

Menanggapi kondisi tersebut, Ekonom Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng, menyinggung anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional atau PEN belum banyak dirasakan masyarakat.

"Dua tahun APBN dibelanjakan untuk Covid-19 dalam jumlah jumbo. Tahun 2020, senilai 677 triliun rupiah dan pada 2021 senilai 744 triliun rupiah. Jadi, anggaran Covid yang sudah dialokasikan sebanyak 1.421 triliun rupiah. Itu dana yang besar sekali," kata Salamuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mayoritas Nusantara Bakal Diguyur Hujan Ringan

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Mayoritas Nusantara Bakal D...

Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 dalam Genggaman Marc Marquez

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Sprint Race MotoGP Hungaria...

Indonesia – Malaysia Bentrok, Duel Bakal Sengit

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia – Malaysia Bent...
Olahraga
Pole Position Balapan F1 Mo...
Daerah
Ponpes Al Falah Kediri Siap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.