Bansos Ringankan Beban dan Gerakkan Perekonomian Rakyat
📅 Sabtu, 28 Nov 2020, 06:00 WIB | Oleh: Tim PenulisKemensos serius dan terus berupaya memperkuat akurasi data penyaluran bansos. Meski begitu, saya minta koordinator pendamping PKH berani ikut "membersihkan" penerima bansos dalam DTKS yang sudah terlalu lama menerima bantuan.
Kami kerap mendapat kritikan sekaligus masukan bahwa ada yang 8-10 tahun terus menerima PKH. Koordinator pendamping PKH adalah petugas lapangan yang berperan penting memastikan kualitas DTKS. Saya meminta peran nyata mereka. Data penerima PKH tidak sepenuhnya bergantung pada Kemensos. Data penerima bantuan, lanjut dia, diproses dari desa/kelurahan termasuk dicek oleh pendamping PKH. Setelah itu, baru naik secara berjenjang, kemudian baru disahkan oleh Kemensos.
Seberapa besar peran PKH dalam pemutakhiran DTKS?
Pendamping PKH sejalan dengan proses berjenjang dalam pemutakhiran data tadi. Oleh karena itu, saya menantang mereka untuk berani mengganti nama-nama penerima PKH yang sudah terlalu lama menerima bantuan.
Saya menduga antara pendamping dan penerima manfaat PKH sudah terjalin hubungan erat. Sehingga sulit mengganti nama-nama yang sudah lama menerima bantuan tersebut. Apakah pendamping berani mengganti nama-nama itu? Harus berani karena itu kan tugas mulia dan memperjuangkan mereka yang harusnya berhak mendapat bantuan. Itu tugas mulia.
Tahun 2021, apakah masih ada penyaluran bansos untuk pandemi Covid-19?
Bantuan sosial untuk tahun 2021 sudah disiapkan Kemensos dengan batas pengeluaran (pagu) alokasi anggaran 87 triliun rupiah bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Alokasi anggaran tersebut PKH, BPNT, dan BST. Jumlah ini sewaktu-waktu bisa saja berubah.
Selain penanganan Covid-19, apalagi upaya Kemensos untuk tahun kedua periode kedua masa pemerintahan Presiden Joko Widodo?
Kemensos terus bergerak membangun optimisme negeri untuk kemandirian sosial ekonomi penduduk miskin dan rentan. Upaya yang dilakukan yaitu meningkatkan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Meningkatkan kualitas data terpadu kesejahteraan sosial, dan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel dengan melibatkan publik.
Dalam kurun waktu satu tahun banyak yang telah dicapai Kemensos. Seperti telah mencapai peningkatan kualitas sumber daya, peningkatan kualitas data terpadu kesejahteraan sosial sebagai sumber data utama dalam penyelenggaraan kesejateraan sosial agar dapat dilakukan secara terpadu, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Penguatan perlindungan dan jaminan sosial. Penguatan pemberdayaan soisal hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Langkah Kemensos untuk mendorong berbagai pihak bersama-sama meningkatkan kesejahteraan sosisal masyarakat?
Tentu, Kemensos tidak bisa bekerja sendirian. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Tidak hanya pada pandemi Covid-19, tapi sekalipun dalam kondisi normal. Banyak keterbatasan pemerintah. Kami sangat berharap baik perusahaan-perusahaan BUMN swasta nasional, perusahaan swasta multinasional, serta pilar-pilar sosial ikut bersama-sama bergotong royong. Kita bergandeng tangan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat.
Ke depannya, peran pemerintah harus diperkecil dibanding peran swasta. Kesejahteraan sosial, walau negara kita kesejahteraan, ke depannya kalau semakin maju, peran pemerintah harus semakin kecil. Bukan sebaliknya. Kalau peran pemerintahnya semakin besar, berarti negara tidak maju-maju.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!