Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Curah Hujan Tinggi saat Liburan Natal dan Tahun Baru

📅 Kamis, 26 Nov 2020, 00:00 WIB | Oleh:
Waspadai Curah Hujan Tinggi saat Liburan Natal dan Tahun Baru Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG), Dwikorita Karnawati, memperingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi curah hujan tinggi yang akan terjadi pada momen libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

"Prakiraan curah hujan bulanan tahun 2020 dan 2021, khususnya untuk Nataru ini di bulan Desember hingga Januari. Curah hujan akan mencapai lebih dari 300 milimeter artinya curah hujan tinggi," kata Dwikorita dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan pemerintah membahas Libur Nataru 2020-2021 di tengah Pandemi Covid-19, Rabu (25/11).

Potensi curah hujan tinggi, kata Dwikora, diperkirakan akan terjadi di sejumlah daerah. Mulai dari pesisir barat Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, dan sebagian Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya, Kalimantan bagian barat dan tengah, Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan Papua.

Setelah Januari 2021, curah hujan tinggi juga diperkirakan masih akan terjadi hingga Maret 2021.

"Bahkan, Maret ini masih cukup banyak yang warnanya hijau hingga hijau tua. Warna hijau itu kriterianya curah hujan tinggi bisa mencapai 300-400 mm dalam satu bulan. Dan yang hijau tua masih tinggi 400-500 mm. Ada juga yang hijau gelap seperti di Papua itu mencapai lebih dari 500 mm, berarti ini sangat tinggi," jelasnya.

Prediksi curah hujan Februari hingga Maret 2021 berpeluang tinggi terjadi di sebagian besar Jawa, sebagian NTB, sebagian NTT, Kalimantan bagian tengah, sebagian Sulawesi, sebagian Papua Barat, dan Papua.

Sementara itu, untuk bulan berikutnya yaitu April hingga Mei 2021, curah hujan tinggi masih akan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Berdasarkan presentasinya, curah hujan tinggi diprediksi akan melanda wilayah Kalimantan Utara bagian tengah, Sulawesi bagian tengah, Papua Barat bagian utara dan Papua bagian tengah pada April hingga Mei 2021.

"Artinya selama Nataru, tentunya kita akan menyimpulkan adalah musim hujan dan intensitasnya bisa tinggi," ucap Dwikorita.

Selain potensi curah hujan tinggi, Dwikorita juga memperingatkan akan potensi banjir pada periode Desember 2020 hingga Januari 2021. Pulau Jawa, khususnya di Pandeglang di Banten; Ciamis, Majalengka, dan Sumedang di Jawa Barat; perlu mewaspadai adanya potensi banjir dengan kategori tinggi.

Sementara itu, daerah lainnya seperti di Sumatera Barat tepatnya Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pesisir Selatan di Lampung, Kabupaten Morowali di Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian Papua. Lalu, perkiraan daerah potensi banjir kategori tinggi Januari 2021 ada di sebagian Aceh, sebagian Jawa Tengah, dan sebagian Papua Barat.

n ags/Ant/P-4

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Luar Negeri
Korea Selatan Jadi Pelopor,...
Nasional
Dampak dan Mitigasi Penguat...
Petaka Cabai Jalapeno, Wabah Salmonella Merebak Luas di AS

Petaka Cabai Jalapeno, Wabah Salmonella Merebak Luas di AS

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.