Beberapa Ciri-Ciri Kram Perut dan Cara Mengatasinya
📅 Senin, 16 Nov 2020, 01:00 WIB | Oleh: Aris N
Doc: Istimewa
Kram perut adalah keluhan nyeri di perut yang terasa seperti kaku atau tegang pada otot perut dan otot-otot lain di sekitar perut yang menimbulkan rasa nyeri di perut. Umumnya, kram perut terjadi saat lapisan dinding perut atau organ yang ada di dalam rongga perut mengalami gangguan.
Akibat kram otot bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan terkadang menyakitkan, penyebabnya sendiri cukup beragam, sehingga untuk mengatasinya juga bisa berbeda-beda, tergantung penyebabnya.
Tingkat keseriusan penyakit akibat kram perut bisa ringan hingga berat. Penyebab kram perut yang paling umum adalah masalah pencernaan dan ketegangan otot. Sebagain besar kasus kram perut tidak teralu serius bisa disembuhkan dengan mudah. Namun, jika kram perut disertai gejala lain dan tak kunjung hilang dalam hitungan hari, patut untuk diwaspadai.
Mengetahui asal usul penyebab kram perut dapat menentukan penanganan yang tepat. Jika akibat dari kram perut menimbulkan gejala yang parah, penting untuk segera memeriksakannya ke dokter.
Ciri-Ciri Kram Perut Berdasarkan Penyebabnya
Pramenstruasi
Penyebab kram perut yang paling sering terjadi pada wanita adalah kram menstruasi. Salah satu ciri kram perut yang terjadi selama pramenstruasi (menjelang menstruasi) adalah munculnya rasa nyeri pada perut bagian bawah. Nyerinya bisa berdenyut, terasa seperti tertekan benda tumpul, atau terasa tajam. Selain itu, kram perut pramenstruasi juga bisa bertahan selama menstruasi.
Dehidrasi
Kram perut juga bisa menjadi pertanda bahwa mengalami dehidrasi. Saat tubuh mengalami kekurangan cairan yang disebabkan oleh keringat berlebih, muntah dan diare dapat menyebabkan otot tidak bisa bekerja dengan baik sehingga muncul keluhan berupa ketegangan atau kram otot, termasuk di bagian perut.Hal ini terkadang bisa membuat perut kedutan.
Kram otot akibat dehidrasi akan disertai sejumlah keluhan lain, mulai dari rasa sangat haus, sakit kepala, pusing , kebingungan, warna urine menjadi lebih pekat, serta berkurangnya frekuensi berkemih dan jumlah urine.
Perut kembung
Ciri-ciri kram perut yang paling sering disebabkan oleh perut kembung dimana munculnya nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut, yang disertai rasa penuh atau begah dan dorongan untuk bersendawa. Hal ini terjadi karena adanya udara atau gas yang terperangkap di dalam saluran cerna.
Penumpukan gas di perut bisa menyebabkan kejang otot usus ketika tubuh mencoba melepaskan gas. Peningkatan tekanan gas di usus dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam. Kram perut yang disebabkan oleh gas biasanya diiringi oleh gejala kembung, sakit perut yang tajam, sesak di perut, dan dorongan untuk terus bersendawa.
Keracunan makanan
Keracunan makanan juga bisa menjadi penyebab terjadinya Kram perut, keracunan makanan seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi kuman, bakteri, atau virus, biasanya ditandai dengan gejala nyeri perut yang disertai mual, muntah, diare, sakit kepala, keringat berlebih, atau demam.
Hipokalemia
Hipokalemia merupakan kondisi rendahnya kadar kalium atau potasium dalam darah. Hal ini bisa disebabkan oleh gangguan makan, seperti anorexia atau bulimia, diare, serta penggunaan obat pencahar jangka panjang.
Saat mengalami hipokalemia, salah satu keluhan yang muncul adalah kram perut. Selain itu, ada juga keluhan berupa lemas, tidak bersemangat, palpitasi atau berdebar-debar, bahkan keluhan psikis, seperti halusinasi atau depresi.
Hipokalsemia
Hipoklasemia, yaitu rendahnya kadar kalsium dalam darah, bisa menyebabkan gangguan pada sistem saraf dan otot, termasuk pada otot perut. Selain kram perut, kekurangan kalsium juga bisa menyebabkan kesemutan, baal, sulit menelan (disfagia), perubahan suara (akibat kekakuan otot laring), lemas, bahkan kejang.
Hipokalsemia bisa disebabkan oleh beragam faktor, seperti kurangnya asupan kalsium dalam jangka waktu yang lama, efek samping obat-obatan tertentu, perubahan hormonal, bahkan kondisi genetik.
Cara Mengatasi Kram Perut
Minum 2 gelas air kelapa setiap 4-6 jam dapat menjadi cara mengatasi kram perut. Hal ini karena air kelapa mengandung kalium dan magnesium yang tinggi, yang dapat mengurangi meredakan gejala sakit perut, termasuk kram perut, sakit, dan kejang otot.
Jika kram perut disebabkan oleh dehidrasi, isi kebutuhan elektrolit yang hilang dengan minum minuman olahraga atau makan pisang. Namun, jika memiliki riwayat penyakit gagal ginjal, konsultasi dulu ke dokter.
Penanganan kram perut tergantung pada penyebabnya. Jika kram perut disebabkan oleh keracunan makanan yang disertai dengan muntah dan diare, maka penanganan utamanya adalah mencukupi asupan cairan untuk mencegah dehidrasi.
Jika kram perut disebabkan oleh premenstruasi, Bisa berendam dalam air hangat atau mengompres area perut dengan kompres hangat. Apabila kram perut tidak mereda dengan cara tersebut, Cobalah mengonsumsi obat antinyeri, seperti paracetamol.
Apabila kram perut disebabkan oleh suatu penyakit, seperti hipokalemia dan hipokalsemia, pengobatan yang akan diberikan oleh dokter adalah untuk mengatasi penyakit tersebut. Dokter juga akan memberikan obat antinyeri untuk meredakan rasa sakit.
Jika kram perut disebabkan oleh ketegangan otot, kurangi aktivitas fisik dan istirahatkan dulu otot perut. arn
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!