Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Kadakewa, Lembata Kembangkan Wisata Kuliner

📅 Senin, 26 Okt 2020, 14:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Desa Kadakewa, Lembata Kembangkan Wisata Kuliner Doc: ANTARA/HO-Kepala Desa Hadakewa Klemens Kwaman.
Ket. Salah satu fasilitas jalan tiga dimensi di lokasi objek wisata berupa wisata kuliner dan wahana bermain yang dikembangkan di Desa Hadakewa, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

KUPANG - Pemerintah Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur mengembangkan objek wisata baru berupa kuliner dan wahana bermain guna meningkatkan perekonomian masyarakat di desa setempat.

"Pengembangan wisata kuliner dan wahana bermain atau outbound ini sedang dalam pengerjaan dengan pembangunan gazebo, lampu-lampu, dan jalan setapak tiga dimensi, dan prasasti nama lokasi," kata Kepala Desa Hadakewa, Klemens Kwaman, ketika dihubungi dari Kupang, Senin.

Ia mengatakan pengembangan objek wisata baru ini memanfaatkan potensi hasil perikanan mau pun keindahan alam pantai agar bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Klemens menjelaskan wisata kuliner yang dikembangkan ialah ikan teri yang sudah menjadi komoditi unggulan Desa Hadakewa maupun olahan ikan.

Sementara untuk wahan bermain yang dibangun di antaranya di antaranya berupa, titian tali, titian balok, titian gantung, spider wab, dan flying fox.

"Kami memanfaatkan lahan sekitar 400 meter persegi yang dibagi dua yakni bagian timur untuk wisata kuliner dan barat untuk wahana bermain," katanya.

Klemens menjelaskan, untuk pengembangan awal, pemerintah desa telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp20an juta.

Pihaknya berencana pada 2021 mendatang, akan menambah kembali pembangunan fasilitas pendukung lain berupa wahana air.

Ia menambahkan, pada tahap awal pengembangan wisata baru ini dilakukan oleh pemerintah desa dan selanjutnya akan diserahkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tujuh Maret yang sudah menjalani usaha ikan teri.

"Sekarang pekerjaan belum selesai namun rencananya setelah selesai maka akan diluncurkan pada 31 Desember 2020 dan selanjutnya diserahkan untuk dikelola melalui BUMDes kami," katanya. Ant/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Nasional
Terungkap! Ini Alasan KPK M...

'Mutiny': Balas Dendam Brutal Jason Statham di Kapal Kargo

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
'Mutiny': Balas Dendam Brut...
Nasional
Rapat Evaluasi atas Kecelak...
Nasional
Capaian Kinerja Dewan Pers
Daerah
Perusakan dan Pengupasan Ku...
Luar Negeri
AS-Korsel Persingkat Latiha...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.