Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Pemerintah Jangan Sungkan Meminta Restrukturisasi

📅 Kamis, 24 Sep 2020, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dalam kondisi tidak punya pilihan, utang yang diterbitkan dibeli oleh Bank Indonesia (BI). Hal itu sama saja dengan meminta bank sentral membiayai fiskal pemerintah atau yang dikenal dengan quantitative easing ala Indonesia.

"Pemerintah bukannya tidak bisa, tapi gengsi melakukan moratorium atau meminta restrukturisasi utang karena khawatir penilaian terhadap Indonesia jelek dan investor sulit masuk lagi," katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pembiayaan atau penarikan utang hingga akhir Agustus 2020 sebesar 693,6 triliun rupiah atau 56,8 persen dari target 1.220,5 triliun rupiah sepanjang tahun ini.

"APBN kita luar biasa berat dan ini terlihat dari sisi pembiayaan," kata Menkeu. n uyo/E-9

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.