Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Yogya Bantu Pemasaran Kelompok Kuliner Nglarisi

📅 Minggu, 10 Mei 2020, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Yogya Bantu Pemasaran Kelompok Kuliner  Nglarisi Doc: istimewa

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta memfasilitasi pemasaran secara terpadu untuk puluhan kelompok kuliner yang tergabung dalam program Nglarisi Gandeng Gendong sebagai salah satu upaya menyiasati turunnya pesanan jamuan makan dan minum akibat pandemi COVID-19.

"Biasanya, kelompok kuliner ini menjadi mitra pemerintah untuk memenuhi pesanan jamuan makan dan minum dalam berbagai kegiatan yang digelar instansi di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Karena ada pandemi COVID-19, otomatis banyak kegiatan yang dibatalkan sehingga kelompok kuliner ini tidak memperoleh pesanan," kata Kepala Bagian Pengendalian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Wahyu Handoyo di Yogyakarta, Minggu.

Oleh karena itu, lanjut dia, Pemerintah Kota Yogyakarta kemudian mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan memberikan bantuan berupa pemasaran secara terpadu sehingga produk dari kelompok kuliner tersebut bisa dipesan oleh masyarakat luas.

Selama mengikuti program Nglarisi, kelompok kuliner yang di dalamnya harus beranggotakan warga miskin tersebut hanya melayani pesanan melalui menu Nglarisi yang ada di aplikasi Jogja Smart Service (JSS) . Menu Nglarisi tersebut hanya bisa diakses oleh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta saja.

Dengan pemasaran terpadu tersebut, Wahyu berharap produk makanan dari kelompok Nglarisi bisa dipesan secara umum oleh masyarakat karena pemesanan tidak lagi dilakukan melalui aplikasi Nglarisi di JSS tetapi langsung menghubungi nomor kontak pelaku usaha.

Hingga saat ini, sudah ada sebanyak 44 kelompok dari 219 kelompok kuliner yang tergabung dalam program Nglarisi yang masuk dalam pemasaran terpadu dan akan ditambah untuk kelompok kuliner lain pada tahap selanjutnya.

Pemasaran terpadu tersebut dilakukan dengan membuat katalog yang berisi menu makanan dari sejumlah kelompok, lengkap dengan harga dan nomor kontak untuk pemesanan. Katalog tersebut disebar melalui sejumlah media sosial untuk kemudahan akses bagi masyarakat, di antaranya melalui aplikasi percakapan WhatsApp serta melalui Instagram dengan akun nglarisi_gg.

"Jadi masyarakat umum bisa melihat secara langsung produk makanan dari tiap kelompok kuliner dan bisa langsung menghubungi nomor kontak pelaku usaha untuk melakukan pesanan," katanya.

Program Nglarisi yang dibentuk sebagai wujud dari pelaksanaan gerakan Gandeng Gendong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta tersebut pada awalnya diharapkan mampu menyerap anggaran makan dan minum di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta, terlebih jumlah anggarannya cukup besar hingga Rp40 miliar.

Namun, pandemi COVID-19 menyebabkan banyak kegiatan ditunda dan anggaran dialihkan untuk kebutuhan penanganan dampak pandemi tersebut.

Sebelum terjadi pandemi, yaitu pada Januari hingga Maret, realisasi penyerapan anggaran dari program Nglarisi cukup baik, mencapai hampir Rp3 miliar, namun sejak April mengalami penurunan tajam.

"Sepanjang April dan hingga memasuki bulan puasa,praktis tidak ada pesanan jamuan makan dan minum yang masuk melalui JSS," katanya.Ant/P-4

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Penataan Kawasan Unggulan R...

Hasil Penataan Jalan Rasuna Said Segera Diresmikan

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
Nasional
KPK Dalami Pembelian ATG pa...
Olahraga
Persita Cuci Gudang, Robohk...
Olahraga
Piala Dunia, Laga Meksiko V...
Megapolitan
Dinas PPKUKM DKI Optimalkan...

Aset Negara Harus Diselamatkan, Hotel Sultan Dieksekusi

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Aset Negara Harus Diselamat...

Iran Akan dibombardir Selama Dua Tahun Penuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Iran Akan dibombardir Selam...

Piala Dunia, Swiss Yakin Akan Gulung Bosnia  

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Swiss Yakin Ak...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PWNU Jateng dan DIY Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.