Perguruan Tinggi Sulit Ajak Industri Jadi Mitra Riset
📅 Rabu, 11 Des 2019, 06:00 WIB | Oleh: Henri pelupessy
Doc: istimewa
SEMARANG - Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Budi Setiyono, mengatakan hingga saat ini perguruan tinggi (PT) masih sulit mengajak industri jadi mitra riset sehingga sukar melakukan hilirisasi hasil-hasil penelitian.
"Industri kita itu predatoris. Dalam hal riset, mereka tidak mau menjadi mitra perguruan tinggi," kata dia dalam diskusi bertajuk Peran Jurnalisme pada Era Society 5.0, di kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/12).
Budi mengatakan alih-alih industri-industri besar tersebut bermitra dengan perguruan tinggi, mereka malah mendirikan perguruan tinggi sendiri. Dengan demikian, tidak ada hilirisasi riset. "Bagaimana perguruan tinggi bisa 'melempar' hasil riset kalau tidak ada mitra, kecuali universitas mendirikan industri sendiri," tambahnya.
Ia menegaskan perguruan tinggi tidak bisa terus menunggu hasil riset mereka digunakan oleh industri atau perusahaan. Sejauh ini yang bisa dilakukan setelah riset yakni mengirimkan hasilnya ke jurnal agar mendapatkan sitasi (citation).
"Kita tidak bisa menunggu jika perguruan tinggi memang tidak punya sinergi yang predictable dengan industri. Itu akan terlalu lama menunggu. Sifat industri kita itu predatoris," tandasnya. SM/E-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!