Mesti Utamakan Kebijakan untuk Sejahterakan Petani
📅 Jumat, 22 Nov 2019, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiPerubahan struktural yang dimaksud adalah menjadikan sektor investasi skala besar dan ekspor sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi tinggi. Target investasi yang dinilai paling potensial untuk mewujudkan pertumbuhan itu adalah sektor pertanian atau pangan.
Ubah Orientasi
Ekonom Senior CORE Indonesia, Dwi Andreas Santosa, mengatakan pemerintah perlu memperbaiki orientasi sistem pertanian agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi tinggi. Menurut dia, melalui reformasi kebijakan di sektor pertanian secara serius, pemerintah dapat memulai dengan mengubah orientasi saat ini, yang lebih condong meningkatkan produksi dahulu baru kesejahteraan akan mengikuti.
Dwi mengatakan konsep seperti itu perlu diperbaiki karena seharusnya orientasi kebijakan pertanian dan pangan harus ke arah kesejahteraan petani dahulu dibandingkan dengan kuantitas produksi. "Karena jika petani itu sejahtera maka produksi akan mengikuti dengan sendirinya," ujar dia, Rabu (20/11).
Dwi menjelaskan apabila kesejahteraan petani meningkat maka orang yang bergerak di bidang pertanian akan menjadi daya tarik bagi penduduk lain untuk ikut terjun di sektor pertanian. Hal tersebutlah yang akan menjadi faktor pendorong produksi, jika jumlah petani bertambah maka produksi pertanian akan meningkat. "Anak-anak muda akan lebih tertarik berada di sektor pertanian kalo sektor pertanian tersebut menjanjikan kesejahteraan," ujar dia. SB/uyo/WP
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!