Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Melirik Peluang Usaha Kursus Membaca al-Qur'an

📅 Kamis, 24 Okt 2019, 09:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Melirik Peluang Usaha Kursus Membaca al-Qur'an

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Jumlahnya bahkan mencapai lebih dari 200 juta sekitar 87 persen dari total penduduk Indonesia. Namun ironisnya, masih sangat banyak penduduk muslim Indonesia yang belum bisamembaca Al-Qur'an, baik itu dari kalangan anak-anak, remaja, bahkan hingga orang dewasa.

Berdasarkan survei yang dilaksanakan Kampus Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta pada 2017 lalu, tidak kurang dari 50-60 persen penduduk Muslim di Indonesia tidak bisa membaca Al-Qur'an. Survei serupa yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Tebu Ireng pada 2015 silam menguak fakta yang tak kalah mencengangkan. Jumlah penduduk Muslim Indonesia yang mampu membaca Al-Qur'an baru berjumlah 23 persen.

Fakta ini tentunya sangat ironis mengingat Indonesia acap kali disebut sebagai negara Muslim terbesar di dunia. Namun belakangan,tren belajar membaca Al-Qur'an kian marak. Banyak umat Muslim, utamanya yang sudah menginjak dewasa berbondong-bondong ingin kembali mempelajari Al-Qur'an. Hal ini diperkuat dengan tren hijrah yang juga kian marak dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan.

Potensi Ekonomi Guru Les Privat Baca Al-Qur'an

Meningkatnya minat umat untuk kembali belajar membaca AL-Qur'an juga dapat dilihat dari pertumbuhan tempat kursus mengaji/baca Al-Qur'an di tanah air dewasa ini yang makin berkembang pesat. Baik yang sifatnya perorangan (guru mengaji privat) ataupun lembaga.

Seperti misalnya profesi yang ditekuni oleh Ibu Aspiah dari Makassar. Perempuan berusia 59 tahun ini sudah sekitar 10 tahun menjadi guru les privat baca Al-Qur'an. Hingga kini sudah ratusan orang yang pernah diajarnya. Setiap hari, Ibu Aspiah berkeliling mendatangi satu persatu muridnya untuk mengajarkan mereka membaca Al-Qur'an.

Latar belakang muridnya pun beragam, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Menurut Bu Aspiah, masing-masing muridnya harus diajar dengan metode yang berbeda. Apalagi mereka yang sudah menginjak usia dewasa. "Sekarang makin banyak yang orang dewasa. Mungkin dulunya bisa baca Al-Qur'an. Tapi karena sudah lama tidak dilakukan rutin jadinya kesulitan lagi. Ada juga yang benar-benar belajar dari awal," katanya.

Profesi sebagai guru les privat mengaji ternyata cukup menggembirakan. Meskipun tujuan utamanya menjalani profesi ini yakni sebagai bagian dari dakwah, Bu Aspiah mengaku penghasilannya sebagai guru mengaji cukup untuk menghidupi diri dan ketiga anaknya. Dia pun mengaku tak mematok tariff atau harga tertentu untuk jasanya itu. "Sesuai keikhlasan orangnya saja," jawabnyas ingkat.

Peluang Bisnis Kursus Baca Al-Qur'an di Era Digital

Di tengah perkembangan teknologi informasi dewasa ini. Metode belajar baca Al-Qur'an pun ikut berkembang pesat. Saat ini banyak situs atau website di internet yang menyediakan layanan belajar membaca Al-Qur'an yang praktis dan bisa dilakukan kapanpun dan di manapun. Sebagian besar ada yang menyediakan paket berbayar dan ada pula yang gratis.

Tak hanya website di internet, saat ini mulai banyak pula aplikasi Al-Qur'an digital yang juga bisa digunakan untuk belajar membaca Al-Qur'an. Sejumlah aplikasi bahkan menyediakan bacaan Al-Qur'an lengkap dengan tajwid dan artinya. Pengguna juga bisa mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an lewatfitur audio yang tersedia di aplikasi tersebut.

Selain media dakwah, pengembangan situs maupun aplikasi belajar membaca Al-Qur'an tentunya menjadi lahan bisnis yang menjanjikan. Saat ini, salah satu aplikasi Al-Qur'an digital asal Bandung bahkan sudah diunduh hingga 1,5 juta kali oleh pengguna. Sangat menjanjikan bukan?

Salah website yang bisa Anda coba untuk belajar membaca Al-Qur'an secara online yaknibisaquran.com dan tafsirweb.com. Bisaquran.com menghadirkan sarana full digital berupa kelas online berbasis aplikasi instant messaging, atau menggunakan website khusus sebagai Learning Management System (LMS). Tak hanya itu, ada pula yang menggunakan sistem hybrid yakni menggabungkan materi klasik berupa buku dan video pembelajaran.

Sementara itu,tafsirweb.com memberikan akses untuk mempelajari tafsir al-Qur'an dengan beragam versinya. Di antaranya yakni, Tafsir Kementrian Agama Republik Indonesia, Tafsir Kementrian Agama Saudi Arabia, dan lain sebagainya. Semuanya tersedia gratis untuk dibaca.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Selesaikan Persoalan LRT City, Danantara Panggil Adhi Karya

22 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Selesaikan Persoalan LRT Ci...

Mudah Ini, Bisa Temukan 2.000 Lowongan secara Online

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mudah Ini, Bisa Temukan 2.0...
Megapolitan
Lagi-lagi Pada Hari Kamis P...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.