Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Internal KPK Harus Makin Solid

📅 Rabu, 18 Sep 2019, 06:00 WIB | Oleh:
Internal KPK Harus Makin Solid Doc: istimewa

JAKARTA - Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2019-2023, Nurul Ghufron akan menyamakan persepsi dengan internal lembaga antirasuah tersebut. Hal ini dilakukan agar ke depan jajaran internal KPK makin kompak. Jajaran internal KPK harus makin solid.

"Ya itu kami akan mensolid-kan di internal dulu dan menyamakan visi dan frekuensinya biar kemudian ketika kami bergerak bisa sinergis. Pergerakannya adalah pergerakan institusi KPK, tidak tercecer-cecer," kata Ghufron, di Jakarta, Selasa (17/9).

Dosen Fakultas Hukum Universitas Jember ini tidak akan terlalu memperdulikan isu julukan polisi Taliban dan India yang disematkan kepada beberapa struktural di KPK. Menurut Ghufron, warna-warni perbedaan tersebut hal wajar, yang penting NKRI harus tetap satu.

"Dasar hukum yang dijadikan pegangan untuk bergerak satu. Perkara ada yang hitam, kuning langsat itu biasa, saya nggak apa-apa. Dengan pimpinan yang lain berbeda-beda. Tetapi kalau ukurannya sama, cinta NKRI yang satu visinya memberantas korupsi, inginnya Indonesia lebih baik maka apapun warna-warna itu memberikan kekayaan," jelas Ghufron.

Ghufron tidak akan mengkhusus-khususkan kasus korupsi yang ada di KPK. Beban kasus yang masih menggantung di KPK, akan dilanjutkan jika sudah memenuhi dua alat bukti yang cukup.

"Kasus-kasus yang tertunda kalau sudah ada dua alat bukti yang cukup maka akan kami naikkan. Standarnya kalau di mata hukum tidak ada kasus yang besar-besar. Tidak, yang disebut korupsi sama, tidak dilihat besar kecilnya, tapi dilihat dari memenuhi atau tidak memenuhi berdasarkan dua alat bukti. Ini dilakukan supaya tidak menumpuk, semakin berganti tahun, bebannya semakin berat," katanya.

Selain itu, Ghufron juga tidak mempermasalahkan dan mendukung adanya Wadah Pegawai (WP) KPK, asalkan masih dalam koridor dan kapasitasnya mewakili aspirasi dan kepentingan pegawai KPK.

ola/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...

BMKG: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Lombok Barat

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
BMKG: Gempa Magnitudo 5,2 G...

Dibayangi Gejolak Minyak - 07 Oktober 2026

57 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Dibayangi Gejolak Minyak - ...

Yusuf Susilo Hartono Pamerkan Tubuh Urban

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Yusuf Susilo Hartono Pamerk...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.