Menjelajahi Aneka Kuliner Legendaris Makassar
📅 Rabu, 26 Jun 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: istimewa
Saat melakukan perjalanan wisata ke Makassar, kita selalu terobsesi dengan deretan pantai menarik atau ingin melakukan island hopping ke beberapa pulau tropis yang masih sangat alami. Selain dua elemen utama yang menjadi andalan dari Makassar itu, Anda juga bisa berburu kuliner legendaris di Makassar yang jumlahnya ada banyak.
Tidak lengkap rasanya kalau sudah datang ke Makassar tapi tidak melakukan penjelajahan rasa sampai puas. Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata kuliner yang cukup melegenda dan selalu dicari oleh wisatawan lokal atau wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.
1. Coto Maros Harimau

Coto Maros Harimau adalah salah satu kuliner cukup melegenda di Makassar yang selalu dicari oleh wisatawan baik dalam atau luar negeri. Makanan ini mirip sekali dengan soto kental dengan isian aneka jeroan sapi dan juga daging. Semuanya dimasak hingga empuk dan disajikan dengan lontong, sambal. dan juga lauk lainnya.
Coto Maros Harimau berada di Jalan Harimau, Maricaya, Kec. Makassar, Kota Makassar. Kedai ini buka setiap hari selama 24 jam. Jadi, Anda tidak perlu khawatir kalau mendadak lapar di tengah malam.
2. Ayam Goreng Sulawesi

Sekilas ayam goreng ini akan sama dengan ayam goreng kebanyakan yang dijual di luaran sana. Namun, ayam goreng Sulawesi yang sudah ada sejak 1983 ini memiliki rasa yang sangat khas. Hal inilah yang membuat kedai di Jalan Sulawesi No.285A, Butung, Wajo, Kota Makassar ini selalu ramai.
3. Mie Hengky
Mie Hengky adalah kuliner peranakan yang terbilang unik. Mie yang digunakan di sini adalah mie yang sudah digoreng kering lalu dicampur dengan sawi dan aneka lauk lainnya. Lokasi dari kedai ini berada di Jalan Nusantara No.352, Butung, Wajo, Kota Makassar.
4. Pallu Basa Serigala

Pallu Basa sebenarnya hampir sama dengan coto. Namun, yang membedakannya adalah penyajian dan juga cara makannya. Kalau pallu basa, kuah panas akan diberi tambahan kuning telur yang masih mentah. Saat makan telur akan diaduk hingga merata. Selanjutnya adalah saat makan, kalau coto dengan lontong, pallu basa dengan nasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!