Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPMB 2026 Dibuka, Disdik Kota Cirebon Sediakan Pendampingan bagi Orang Tua dan Calon Murid

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
SPMB 2026 Dibuka, Disdik Kota Cirebon Sediakan Pendampingan bagi Orang Tua dan Calon Murid Doc: Antara
Ket. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Cirebon Ade Cahyani (tengah) ditemui di Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (18/6).

Cirebon - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Jawa Barat membuka layanan pendampingan bagi orang tua dan peserta didik selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 guna meminimalkan kesalahan saat proses pendaftaran daring.

“Kami memberikan pelayanan baik di sekolah asal, di sekolah yang dituju, ataupun di Disdik luring dan daring,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Cirebon Ade Cahyani di Cirebon, Kamis (18/6).

Ia menjelaskan saat ini SPMB Kota Cirebon memasuki tahap pertama mencakup jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi. Sebelum mendaftar, calon murid terlebih dahulu harus membuat akun pada sistem yang telah disiapkan.

Sejumlah orang tua, kata dia, mulai datang untuk berkonsultasi terkait dengan proses verifikasi nilai rapor yang menjadi salah satu syarat pada jalur prestasi.

Ia mengatakan sebagian orang tua khawatir terjadi kesalahan saat pengisian data sehingga meminta pendampingan kepada sekolah maupun petugas Disdik.

“Kalau ada orang tua yang misalkan memang ketakutan, takut salah dan lain sebagainya, boleh tidak dibantu oleh sekolah asal? Boleh, kami perkenankan,” ujarnya.

Ia menegaskan bantuan juga dapat diberikan oleh sekolah tujuan, mengingat kemampuan orang tua dalam menggunakan gawai dan mengakses layanan digital tidak sama.

Meski demikian, kata dia, proses pendaftaran tetap harus dilakukan secara daring dan verifikasi data dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kami ingin memberikan pelayanan optimal dan pelayanan maksimal supaya semua orang tua bisa terlayani dengan baik,” katanya.

Ade menyebutkan kendala yang paling sering ditemukan selama proses pendaftaran, yakni kesalahan pengisian data serta ketidaksesuaian titik koordinat domisili calon murid.

Ia menjelaskan sekolah dapat menolak data yang tidak sesuai hasil verifikasi sehingga orang tua dan calon murid, diminta memastikan seluruh data yang di-input telah benar sebelum dikirimkan.

Pada SPMB tahap pertama, Disdik Kota Cirebon menetapkan kuota jalur prestasi 30 persen, afirmasi 20 persen, dan mutasi lima persen, atau total 55 persen dari keseluruhan daya tampung yang tersedia.

“Sebagian kuota afirmasi juga dialokasikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK). Sebanyak 45 persen kuota sisanya akan dibuka pada tahap kedua melalui jalur domisili sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah," katanya.

Pihaknya mendata jumlah lulusan SD di Kota Cirebon tahun ini diperkirakan 5.000 siswa yang seluruhnya berpeluang tertampung di SMP negeri dan swasta yang tersedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...
Rona
Tips Mengelola Bisnis Tempa...
Olahraga
Laga Pramusim: Liverpool Ta...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.