Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melestarikan Fondasi Kuliner Dalam Negeri

📅 Sabtu, 09 Feb 2019, 01:00 WIB | Oleh:

Mengangkat Pamor Makanan Kaki Lima

Tahu Gejrot dan Mie Aceh diperkirakan akan menjadi naik kelas pada 2019. Sentuhan fusion food dalam terjemahan bebasnya artinya masakan tradisi yang disajikan gaya berbeda membuat food street alias makanan kaki lima memiliki peluang bisnis yang lebih lebar.

Hari Dwi Putro, 28, chef yang tiga tahun belakangan mengembangkan food street memperkirakan kedua makanan tersebut akan naik pamor."Yang lagi mau in pada 2019, tahu gejrot dikembangkan dalam bisnis," ujar dia. Selain itu, Mie Aceh menjadi makanan food street yang akan banyak berkembang di masyarakat.

Selama ini, kelezatan Tahu Gejrot hanya terletak pada kuahnya yang berasal dari bahan baku segar. Sementara, rasa tahu sebagai material utama lebih banyak dikesampingkan. "Harusnya fokus pada tahunya," ujar laki-laki yang memiliki label profesi Twin Chefs Indonesia bersama saudaranya kembarnya ini.

Pasalnya, ada perbedaan rasa antara Tahu Gejrot yang dijual di Cirebon, tempat asalnya, dengan di Jakarta. Jenis air yang berbeda yang digunakan dalam pembuatan tahu membuat rasa tahu dari Cirebon lebih enak ketimbang. "Air di Cirebon lebih baik jadi tahunya lebih enak,"ujar dia.

Sementara, alasan Mie Aceh dapat dikembangkan sebagai bisnis food street lantaran rasa mie telah di terima oleh masyarakat di luar Aceh. Ditambah sentuhan fusion, makanan tersebut dapat tampil lebih moderen dengan cita rasa yang dapat bersaing dengan makan dari daerah lain.

Dalam bisnis food street dengan sentuhan fusion, Indonesia terhitung tertinggal dibandingkanThailand. Malah, banyak food street dalam negeri yang mengacu dari Thailand. Tidak adanya tempat khusus yang menyajikan food street dalam sentuhan fusion menjadi salah satu tolak ukur food street dalam negeri belum sepenuhnya berkembang.

Bisnis food street dalam sentuhan fusion tergolong singkat, hanya bertahan sekitar dua tahun. Jika para pelaku usaha ingin mempanjang bisnisnya, mereka perlu memadukan food street dengan makanan yang otentik.

Meskipun begitu, masyarakat dalam negeri boleh berbangga. Pasalnya, food street dalam negeri lebih unggul ketimbanga negara lain. Lantaran, bumbu yang dibunakan berasal dari bahan baku segar sedangkan negara lain menggunakan bumbu bubuk.din/E-6

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

22 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.