Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
-

Teknologi Finansial Perluas Layanan

📅 Kamis, 17 Jan 2019, 01:00 WIB | Oleh:
Teknologi Finansial Perluas Layanan Doc: istimewa

Teknologi finansial menjadi salah satu layanan keuangan digital yang cepat. Pelaku di bisnis ini terus memperluas layanan untuk meningkatkan pendapatan.

Pemain pada teknologi finansial (tekfin) saat ini telah mencapai 73 buah. Dari jumlah itu, dua diantaranya berbasis syariah. Hingga Sepetember 2018, menurut Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK), total nilai pembiayaan yang telah disalurkan tekfin peer to peer (P2P) lending mencapai 13,83 triliun.

Salah satu tekfin yang terdaftar di OJK adalah Kredit Pintar. Ada beragam layanan keuangan yang ditawarkan. Penilaian dalam aplikasi ini dilakukan sepenuhnya oleh teknologi AI (kecerdasan buatan), yang memungkinkan pengajuan bisa dilakukan kapanpun dan masih bisa diandalkan kecepatannya.

Untuk investasi, pendanaan lama periode pendanaannya pun beragam, yaitu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan, dengan dana minimal yang ditanamkan sebesar 500 ribu rupiah. investor akan mendapatkan dana 10 persen hingga 18 persen.

Kini untuk memperluas pasar, Fintek ini meluncurkan perangkat iOS menyusul aplikasi untuk perangkat Android pada Desember lalu. "Kami mengembangkan inovasi teknologi di perangkat iOS agar masyarakat penggunaperangkat dari Apple dapat mengakses pilihan investasi secara mudah, cepat, dan fleksibel," ujar Wakil Presiden Kredit Pintar, Boan Sianipar. Pengembangan layanan tersbut dilakukan karena teknologi terus mengalami pertumbuhan pesat.

Selain itu, pendanaan ini pun sejalan dengan dukungan terhadap misi OJK dalam mendorong tingkat inklusi dan literasi keuangan sebesar 75 persen di tahun ini. Dengan adanya dua aplikasi dengan sistem operasi berbeda, Kredit Pintar ingin turut menjadi pendorong dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia sekaligus pertumbuhan ekonomidigital di Indonesia.

Adannya layanan pendanaan ini, diharapkan dapat memberikan jalan bagi investor, bahwa peer-to-peer lending bukan hanya sebagai penyedia jasa pinjaman, namun juga dapat dijadikan sebagai jasa penempatan dana alternatif. Bonar mengatakan, pihaknya terus mengembangkan produknya untuk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pengembangan produk, akan membantu akses pengkreditan ke seluruh pasar Indonesia.

Targetnya terutama pada pasar yang belum sepenuhnya tergarap oleh sektor keuangan formal sekaligus agar semua orang dapat berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Layanan ini telah menjangkau hampir semua wilayah baik dari Aceh sampai Merauke. hay/E-6

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin

2 jam lalu | Lili Lestari

Nasional
KPK OTT Bupati Langkat Syah...

Menanti Data NFP di AS, 3 Juli 2026

2 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Menanti Data NFP di AS, 3 J...
Pertamina dan KKP Berkolaborasi Perkuat Pasokan BBM Nelayan Dukung Perikanan Nasional

Pertamina dan KKP Berkolaborasi Perkuat Pasokan BBM Nelayan Dukung Perikanan Nasional

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.