Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harmoni Malam Natal di Gunungkidul

📅 Rabu, 26 Des 2018, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Aziz menyadari sebagian masyarakat - tidak hanya muslim, tapi juga di Hindu, Budha, dan lainnya- meyakini bahwa mengucapkan selamat hari raya umat lain, itu dosa. Menurut Aziz, keyakinan itu harus dihargai, tidak boleh diolok-olok atau dibenci. Begitu juga yang meyakini sebaliknya, tidak boleh disalah-salahkan.

Sebab tak hanya teror bahkan sampai ancaman hendak dibunuh yang Aziz dapatkan, namun serangan fisik pun pernah didapatkan. "Tapi kita tidak boleh takut, karena menghargai orang lain itu sangat penting untuk dimengerti dan dilakukan oleh anak-anak kita," katanya.

Forum Lintas Iman Gunungkidul telah beridiri sejak 12 tahun lalu. Fokus kegiatan forum ini adalah menumbuhkan sikap kerukunan antar-pemeluk agama dan keyakinan. Tak hanya ketika Natal, saat Lebaran, Waisak, maupun hari besar umat agama seperti Ahmadiyah yang dianggap sesat di kalangan Muslim pun, forum selalu akan saling suport.

Endro Tri Guntoro, anggota forum yang juga Ketua Hubungan Kemasyarakatan Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari mengatakan, konsen utama forum adalah melindungi minoritas dan saling menjaga harmoni.

"Dalam dua tahun ini kami menyelenggarakan sekolah kebinekaan yang diikuti 50 siswa SMA dari lima agama yang berbeda. Belajar soal harmoni di pesantren, gereja, vihara. Pokoknya agama beda-beda, tapi rukun harus jadi yang utama," jelasnya.

eko sugiarto putro/N-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Misi Rahasia di Biak: AS Lacak Prajurit yang yang Hilang

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Misi Rahasia di Biak: AS La...
Luar Negeri
Wabah Penyakit, AS Catat 10...

Pengunjuk Rasa Diimbau Tak Anarkistis

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
Pengunjuk Rasa Diimbau Tak ...
Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.