Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mencicipi Santapan Natal di Sejumlah Negara

📅 Senin, 24 Des 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mencicipi Santapan Natal di Sejumlah Negara Doc: istimewa

Natal adalah perayaan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Kristiani. Menjelang perayaan Natal, umumnya setiap daerah ataupun negara memiliki budaya dan tradisi masing-masing.

Pada perayaan Natal, ragam kebiasaan dan tradisi di setiap negara/daerah berbeda. Ada yang sekedar berkumpul di rumah bersama keluarga, atau melakukan perjalanan ke rumah saudara atau berlibur. Termasuk santapan ketika sedang merayakan Natal, setiap negara mempunyai santapan istimewa yang khusus disajikan saat itu. Seperti, di Puerto Rico menyajikan egg-nog dengan tempurung kelapa, atau merayakannya melalui sajian kue-kue kering di beberapa negara.

Berikut santapan yang biasanya hadir di meja makan dalam perayaan Natal di beberapa negara:

1. Swedia

Negara yang terletak di kawasan Eropa ini memiliki sajian khusus yang hanya ada di Swedia ketika Natal tiba. Di Swedia, Natal dirayakan dengan menyajikan ham yang direbus dan dilapisi dengan telur, remah roti dan mustard. Ham Natal ini disajikan dengan Dopp i grytan atau mencelupkan ke dalam ketel, seperti mencelupkan potongan roti ke dalam kaldu daging babi, dan ditambahkan ikan bandeng rebus dengan pilihan beragam dari daging yang telah diasap. Tambahkan pula asinan kubis yang dibumbui oleh sirup manis dan tutup dengan Glogg, sejenis minuman anggur.

2. Puerto Rico

Untuk sebagian negara, terkadang menyajikan menu kalkun, namun berbeda dengan di Puerto Rico. Di sana, masyarakat setempat menampilkan menu babi panggang atau yang dikenal pula dengan nama lechon. Dalam pembuatannya, lechon membutuhkan sedikitnya dua orang agar dapat memberikan rasa yang nikmat pada makanan ini. Adapun makanan dengan tempurung kelapa yang berisikan egg nog yang dibuat dengan santan, susu kental dan sejumput rum hangat yang cocok untuk menghangatkan Natal yang identik dengan musim dingin. Pilihan yang lebih ringan bisa jatuh pada La Danza, champagne yang disajikan dengan jus macam buah, sirup jeruk, jeruk nipis, lemon dan jus strawberry.

3. Portugal

Ikan cod dan kentang rebus merupakan menu yang biasa disantap oleh masyarakat Portugal saat malam Natal. Namun yang menjadi istimewa adalah beragam kue dan permen yang ditawarkan. Finhoses misalnya, adonan berbentuk bola yang ditaburi dengan gula halus, atau formigos, campuran manis dan lengket dari kacang, madu dan kismis. Yang paling ditunggu-tunggu adalah Bolo Rei, yang disebut juga sebagai kue raja, yaitu kue yang terbuat dari kacang-kacangan dan buah dilapisi gula halus. Adapun variasi dari Bolo Rei, Bolo Rei Escangalhado, yang dicelupkan pada kayu manis dan selai chilacayote.

4. Jepang

Negeri Sakura memiliki tradisi yang lebih unik lagi, yaitu memakan ayam siap saji. Kedai makanan franchise Kentucky Fried Chicken pertama kali meluncurkan kampanye Christmas Chicken di Jepang pada 1974. Ini dikarenakan setelah mendengar para expats menginginkan kalkum namun tidak tersedia di Jepang, sehingga digantikan dengan ayam. Sejak saat itu, permintaan Christmas Chicken pun terus meningkat terutama menjelang dan saat Natal. Sehingga tidak heran jika melihat keluarga di Jepang duduk bersama di meja makan di kedai makanan atau rumah, menyantap ayam siap saji bersama champagne dan kue.

5. Jerman

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Misi Rahasia di Biak: AS Lacak Prajurit yang yang Hilang

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Misi Rahasia di Biak: AS La...
Luar Negeri
Wabah Penyakit, AS Catat 10...

Pengunjuk Rasa Diimbau Tak Anarkistis

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Pengunjuk Rasa Diimbau Tak ...
Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.