Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemristekdikti Perkuat Riset Kebencanaan

📅 Rabu, 31 Okt 2018, 05:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemristekdikti Perkuat Riset Kebencanaan Doc: ISTIMEWA
Ket. Menristekdikti, Mohamad Nasir.

JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan memperkuat riset mengenai kebencanaan. Ini dilakukan seiring dengan banyaknya bencana yang terjadi di Tanah Air.

"Saat ini, riset mengenai kebencanaan sangat sedikit. Salah satu hasil riset kebencanaan yang berhasil diterapkan baru Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk penanggulangan bencana asap dan banjir," kata Menristekdikti, Mohamad Nasir, di Jakarta, Selasa (30/10).

Melalui TMC tersebut, katanya, bisa dilakukan hujan buatan untuk mengatasi bencana asap dan juga mencegah terjadinya hujan. "Kalau di daerah banjir, bagaimana hujan yang belum terjadi bisa dijatuhkan dulu di daerah lain."

Saat ini, kata dia, pihaknya hanya mempunyai dua unit pesawat. Padahal idealnya membutuhkan sedikitnya 10 unit.

Dalam kesempatan itu, Menristekdikti juga mengatakan bahwa Kemenristekdikti telah menurunkan kapal riset Baruna Jaya I untuk ikut serta dalam pencarian kotak hitam pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang. Kapal tersebut dilengkapi dengan peralatan canggih untuk menemukan kotak hitam pesawat tersebut.

Kemenristekdikti juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan penelitian mengenai gempa. "Jadi, kita bisa mengetahui potensi gempa yang ada," kata Nasir. eko/E-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Bendera Merah Putih sepanja...
Nasional
Persiapan jelang 9th GCMC I...

Pemasangan geomembran di TPST Bantargebang

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pemasangan geomembran di TP...

Pasokan air irigasi Bendungan Leuwikeris

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pasokan air irigasi Bendung...
Ekonomi
Kemenhub Turunkan Batas Mak...

SIG menghadirkan kembali Semen Kujang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
SIG menghadirkan kembali Se...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.