Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kompetisi 'Game' Profesional yang Makin Fenomenal

📅 Rabu, 20 Sep 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Langkah Asus untuk terus mendukung para pemain eSport profesional Indonesia sangat diapresiasi Sofian. Dan belum lama ini, Telkomsel diketahui juga mendukung tim eSport mobile, Elite8 yang baru saja menjadi juara Asia Tenggara di musim semi lalu dan telah mendapatkan kursi untuk bertanding di Vainglory World Championship 2017.

"Ini artinya ada dukungan besar, dan sekarang tinggal seberapa jauh mereka bisa memanfaatkannya. Sebaiknya ada pengelolaan dari tim yang profesional pula, sehingga dapat menyerap dukungan dan potensi dari industrinya dengan lebih baik," ungkapnya.

Sofian mengharapkan ke depan ada wadah netral yang dapat mengembangkan potensi eSport Indonesia. Sejauh ini, dirinya melihat setiap stakeholder memiliki aktivitas masing-masing. "Minimal ada kolaborasi, sehingga dapat mengelola dan memiliki roadmap pengembangan eSport Indonesia yang terarah. Dan melalui wadah kolaborasi ini kita dapat menaikkan skala atau awareness dengan lebih besar terhadap potensi eSport di Tanah Air, seperti yang terjadi di negara yang industri eSport-nya kuat, Korea, AS dan lain sebagainya," jelasnya. ima/R-1

Karier yang Menjanjikan

Sementara itu Monica "momo" Mariska, gamer sekaligus Brand Ambasador ASUS ROG mengungkapkan berkarier sebagai gamer profesional saat ini sudah sangat memungkinkan. "Saya melihat peminat dunia game semakin tumbuh, beberapa teman bahkan sudah ada yang 100 persen berkarier sebagai gamer profesional," jelasnya.

Soal potensi, Momo menilai gamer Indonesia sangat berbakat, dan baru sebagian kecil yang terlihat. "Mereka saya rasa, dalam pengembangan kemampuannya banyak terkendala biaya. Misal untuk latihan harus ke warnet dahulu, belum lagi bicara soal perangkat yang memadai, semua butuh modal tidak sedikit," jelasnya.

Sofian melihat profesi sebagai gamer profesional dapat membuka lapangan pekerjaan baru di Tanah Air. "Tapi masalahnya pemerintah tidak familiar dengan industri ini. Kita sekarang sudah hidup dalam era industri kreatif. Untuk menciptakan lapangan kerja baru, kita harus mulai gencar menggarap hal-hal baru seputar teknologi, tak terkecuali pada industri game," tuturnya.

Sejauh ini pun, belum ada lembaga yang khusus menaungi, membimbing sekaligus mengembangkan secara profesional para pelaku eSport Indonesia. Rata-rata dari mereka, mempertajam kemampuannya masih dengan belajar secara otodidak atau tergabung dalam komunitas game tertentu. ima/R-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.