Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNI dan BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Jaminan Bagi 50.000 Pekerja Rentan

📅 Rabu, 16 Agu 2017, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BNI dan BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Jaminan Bagi 50.000 Pekerja Rentan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali memperkuat dukungannya terhadap program-program pengentasan kemiskinan yang digagas oleh pemerintah melalui kerja sama antara beberapa kementerian. Kali ini, BNI kembali menjadi bank pelaksana Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai melalui Warung Gotong Royong Elektronik Kelompok Usaha Bersama (e-Warong KUBE). Program ini merupakan program percepatan penyaluran bantuan sosial yang tengah dilaksanakan oleh Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

Namun, berbeda dengan penyaluran bantuan sosial PKH Non Tunai di e-Warong KUBE sebelum-sebelumnya, kali ini, BNI bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan Bantuan Iuran Kepesertaan pekerja melalui program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran), kepada 50.000 orang pekerja. Saat ini diperuntukkan kepada penerima Bantuan sosial Produktif, Agen e-warong KUBE, agen 46, petani dan pekerja lainnya.

Bantuan yang diberikan berupa pembayaran iuran jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan selama 6 bulan atas program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Dengan program GN Lingkaran ini, para Pekerja Rentan bisa mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan, dan untuk selanjutnya diharapkan mereka sanggup untuk membayar sendiri iuran BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Penyaluran Bantuan Sosial PKH Non Tunai dan Bantuan Iuran Kepesertaan pekerja melalui program GN Lingkaran tersebut dilaksanakan di Cawang, Jakarta, Senin (14 Agustus 2017). Pada kesempatan tersebut hadir Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati, Direksi Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto, serta sekitar 250 Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM). Ke-250 KPM tersebut terdiri atas 150 KPM PKH dan 100 KPM Beras Sejahtera (Rastra) Murni. Hadir juga pada kesempatan tersebut perwakilan dari Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta Kementerian Keuangan RI.

Adi Sulistyowati menuturkan, GN Lingkaran merupakan inovasi sosial BPJS Ketenagakerjaan yang bertujuan untuk membantu memberikan perlindungan terhadap pekerja rentan, dimana BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan melalui pengalokasian dana CSR atau donasi lainnya. Langkah-langkah yang diambil BNI ini merupakan wujud upaya mendukung program pemerintah dalam mengangkat perekonomian rakyat melalui program-program Inklusi Keuangan.

Sebagai bagian dari Inklusi Keuangan, bank-bank Himbara lain selain BNI juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menggulirkan program GN Lingkaran dan akan membantu memberikan jaminan sosial bagi para pekerja rentan. Dengan pembayaran iuran jaminan sosial ini, para pekerja rentan dapat memperoleh jaminan untuk rawat inap atau rawat jalan, hingga santunan kematian.

"Hari ini kita mulai pemberian iuran jaminan sosial dari BNI dulu. Nanti bank Himbara lain akan ikut menyusul," ujar Adi Sulistyowati.

Awasi Program dengan Video Conference

Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari aktivitas yang dilaksanakan secara bersamaan di beberapa tempat yang berlainan, dimana di masing-masing lokasi dihadiri oleh menteri - menteri yang terkait dengan pemberdayaan perekonomian rakyat serta inklusi keuangan. Menteri - menteri tersebut adalah Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, Menteri Kelautan & Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Koperasi & UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Pada kesempatan ini, dilaksanakan Video Conference antar kementerian tersebut dengan lead Menteri Keuangan RI. Video Conference ini baru dilaksanakan pertama kali sebagai langkah pengawasan terhadap realisasi program-program Pengentasan Kemiskinan.

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengingatkan kepada ibu-ibu rumah tangga penerima Bantuan Sosial PKH di Cawang agar bijaksana dalam menggunakan uang dari bantuan pemerintah tersebut. Uang bantuan tidak boleh digunakan untuk pembelian pulsa atau rokok.

"Mohon diingat pesan Presiden, agar uang bantuan sosial ini tidak digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tidak penting. Sebab, uang ini diharapkan akan membantu Ibu-ibu rumah tangga agar mengantarkan anak-anaknya mencapai cita-cita," ujarnya.

Perkembangan Bantuan Sosial

Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai melalui Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri dan BTN) mulai dilaksanakan pada tahun 2016 secara non tunai, dimana penerima bantuan sosial adalah keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Megapolitan
Bappeda Memilih Bus Sekolah...

Harga Cabai Rawit Rp67.350/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Megapolitan
Sebanyak 16 Perusahaan Masi...
Megapolitan
Harga Kakao Kering di Lebak...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.