Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Siap Gelar Piala Dunia FIBA 2023

📅 Kamis, 06 Jul 2017, 01:00 WIB | Oleh:
Indonesia Siap Gelar Piala Dunia FIBA 2023 Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Indonesia siap menyelenggarakan Piala Dunia Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 2023 bersama Jepang dan Filipina demi memajukan cabang olahraga tersebut di Tanah Air.

"Awalnya FIBA menanyakan, apakah Indonesia berani menjadi tuan rumah Piala Dunia?. Lalu kami berpikir, kalau diberikan kepercayaan, kenapa tidak?. Jika bisa melaksanakan hal itu tentu akan menjadi kebanggaan buat kita," ujar Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Danny Kosasih di Jakarta, kemarin.

Menurut Danny, FIBA menawarkan Indonesia menjadi salah satu penyelenggara karena melihat besarnya jumlah penduduk dan potensi pasar bola basket yang besar. Tawaran tersebut lantas diterima oleh Perbasi dan mendapatkan dukungan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi serta Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sekaligus Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) Erick Thohir.

Namun, jika mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia bola basket, negara tersebut harus memiliki sarana dan prasarana berstandar FIBA. Menyikapi hal ini, Indonesia melalui Perbasi-KOI mengusulkan penggunaan Istana Olahraga (Istora) Senayan, yang berada di komplek Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno. Sementara untuk tempat latihan, pihak Indonesia menyiapkan lapangan bola basket Hall A Senayan. Lokasi ini dianggap tepat karena memiliki akses transportasi dan akomodasi memadai.

Pihak FIBA pun menugaskan kontingennya yang dipimpin anggota Dewan Komisi Eksekutif 2014-2019 FIBA Ingo Weiss untuk melakukan pemantauan ke arena yang disiapkan Indonesia itu pada Selasa ini. Hasilnya, mencermati kondisi Istora, Ingo Weiss menganggap Indonesia berpotensi menjadi tuan rumah Piala Dunia FIBA 2023.

"Kami sudah melakukan pengamatan dan kondisinya sangat bagus. Jika nantinya Piala Dunia digelar di sini, saya yakin akan sangat banyak yang menyaksikannya," kata Ingo.

Indonesia, Jepang, dan Filipina menjadi kandidat tuan rumah Piala Dunia FIBA 2023. Kalau terwujud, penyelenggaraan bersama tiga negara ini adalah yang pertama kalinya sepanjang sejarah Piala Dunia FIBA. Calon tuan rumah lainnya adalah Rusia, Turki serta Argentina dan Uruguay. Andai terpilih menjadi tuan rumah, Indonesia, Jepang dan Filipina akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2023 dan menjadi bagian dari 32 tim yang bertanding. ion/Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Trump Tuding Zelenskyy Tak Ingin Akhiri Perang

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Tuding Zelenskyy Tak ...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.