Zelenskyy Tuduh Tiongkok Memasok Senjata ke Russia
📅 Sabtu, 19 Apr 2025, 19:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: NHK
KYIV - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan negaranya menerima informasi bahwa Tiongkok memasok senjata ke Russia. Tiongkok membantah klaim tersebut.
Zelenskyy membuat pernyataan tersebut dalam sebuah konferensi pers pada Kamis (17/4). Ia mengatakan informasi tersebut berasal dari badan intelijen dan menyangkut bubuk mesiu serta artileri.
Ia mengatakan Ukraina yakin bahwa perwakilan Tiongkok terlibat dalam produksi sejumlah senjata di wilayah Russia. Ia menyatakan niatnya untuk membahas masalah tersebut secara detail pekan depan.
Zelenskyy mengatakan pasokan senjata ke Russia merupakan fakta yang tidak ingin ia lihat, karena Tiongkok telah berjanji tidak akan melakukannya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, menyatakan dalam konferensi pers pada Jumat (18/4) bahwa Beijing dengan tegas menentang apa yang disebutnya sebagai tuduhan tak berdasar Ukraina.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tiongkok tidak pernah menyediakan senjata mematikan kepada pihak mana pun yang berkonflik, dan Tiongkok telah bekerja secara aktif untuk mewujudkan gencatan senjata,” ucap Lin, seperti dilansir dari kantor berita NHK, Sabtu (19/4).
Lin pun menyatakan bahwa Tiongkok secara ketat mengendalikan ekspor barang-barang dengan fungsi ganda atau produk yang dapat digunakan untuk keperluan sipil dan militer.
Ukraina juga menuduh Tiongkok secara efektif mengizinkan lebih dari 150 warga negaranya bergabung dengan pasukan Russia untuk berperang melawan Ukraina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pengamat mengatakan perkembangan terkini tersebut dapat menyebabkan hubungan kedua negara memburuk. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!